UBTech Resmi Rilis Robot Humanoid Pendamping U1

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Solusi kesepian masa depan. UBTech resmi meluncurkan robot humanoid ultra-realistis U1 untuk mendampingi kaum lajang dan lansia secara setia. Dok: Istimewa.

Solusi kesepian masa depan. UBTech resmi meluncurkan robot humanoid ultra-realistis U1 untuk mendampingi kaum lajang dan lansia secara setia. Dok: Istimewa.

SHENZHEN, POSNEWS.CO.ID – Perusahaan teknologi UBTech memperkenalkan robot humanoid pendamping bernama U1 pekan ini. Robot bionik ultra-realistis tersebut menyasar pasar raksasa masyarakat lajang dan warga lanjut usia.

Robot Pendamping Anti-Kesepian dengan Sentuhan Kulit Nyata

Robot U1 memiliki rangka logam berselimut kulit buatan yang sangat kenyal. Kulit bionik tersebut membuat robot tampak menyerupai manusia asli secara detail.

Gawai ini juga membawa kuku jari tangan yang sangat rapi. UBTech memasang kamera mata, sensor dada, dan mikrofon pendengar pada bodi robot.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perusahaan mengklaim U1 sebagai robot humanoid ultra-realistis pertama untuk produksi massal. Robot pendamping ini berguna sebagai penawar rasa sepi bagi pengguna.

Harga Fantastis untuk Kustomisasi Sosok Mendiang

UBTech mematok harga 119.800 yuan atau sekitar 17.600 dolar AS untuk varian dasar. Sementara itu, varian Ultra membawa label harga 990.000 yuan.

Baca Juga :  Nvidia Luncurkan Cip Laptop RTX Spark untuk Windows

Harga selangit tersebut mencakup berbagai fitur interaksi yang lebih pintar. Pengguna dapat mendesain ulang rambut, wajah, dan pakaian robot sesuai keinginan.

Desain kustom ini bisa meniru sosok mendiang keluarga atau artis idola. Brand UWorld Michael Tam meluncurkan produk ini dalam acara pameran teknologi Shenzhen.

Tam menjamin robot bionik ini akan menemani pengguna seumur hidup. Robot bionik tidak akan pernah mengkhianati dan selalu mencintai pengguna secara tulus.

Menyasar Ratusan Juta Jomblo dan Lansia Tiongkok

UBTech menargetkan penjualan robot ini untuk dua kelompok utama. Kelompok tersebut mencakup kaum lajang dan warga lanjut usia.

Tiongkok memiliki sekitar 120 juta warga lajang saat ini. Negara tersebut juga menampung sekitar 320 juta warga berumur atas 60 tahun.

Kedua kelompok ini membutuhkan kehadiran teman untuk mengobrol sehari-hari. UBTech mengonfirmasi pemesanan awal robot U1 telah menembus 13.300 unit.

Perusahaan berencana mengirimkan pesanan perdana mulai September esok secara bertahap.

Kemampuan Terbatas Tanpa Bantuan Pekerjaan Rumah

Robot U1 versi standar dapat menggerakkan kepala, mata, dan mulut. Baterai robot mampu menyokong pengoperasian aktif hingga empat jam.

Baca Juga :  Efek Dominan AI: Snap Inc. Pangkas 1.000 Karyawan guna Kejar Profitabilitas

Namun, robot ini tidak bisa memasak atau membersihkan rumah. U1 juga tidak mendukung aktivitas intim dalam kamar tidur untuk saat ini.

Robot murni memandu percakapan ringan dan mengingatkan jadwal minum obat. Robot juga bisa menganalisis gejala gangguan kesehatan awal pengguna.

U1 bahkan siap menemani pengguna menonton pertandingan sepak bola bersama di ruang tamu.

Tantangan Lembah Janggal dan Keamanan Data

Analis Omdia Lian Jye Su melihat potensi besar industri robot pendamping. Pasar ini sangat berguna untuk perawatan lansia dan kesehatan mental.

Namun, produsen harus lolos dari ujian lembah janggal (uncanny valley). Penampilan yang terlalu mirip manusia justru sering memicu rasa ngeri pengguna.

Publik juga mengkhawatirkan masalah privasi data pribadi pengguna robot bionik. Beberapa pihak cemas pengguna akan jatuh cinta kepada mesin buatan.

UBTech menjamin keamanan seluruh data sensitif milik pengguna secara ketat. Sistem akan mengenkripsi data tanpa mengirimkannya untuk melatih kecerdasan buatan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OPPO Resmi Rilis Reno 16 Series di Indonesia
Menghidupkan Mendiang lewat Avatar AI: Teknologi Duka Korea
Realme Resmi Rilis Duet HP Gaming P4 Series
Ekosistem Kompetitif 2XKO: Riot Games Rangkul Komunitas
EWC 2026: Team Liquid Lelang Jersi Resmi untuk UNICEF
Apple Gandeng Google Gemini untuk Bangun Ulang Siri
Intel Luncurkan Prosesor Handheld Arc G3 dan G3 Extreme
Kecewa Berat: Xbox Pastikan Call of Duty: MW 4 Absen

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:30 WIB

OPPO Resmi Rilis Reno 16 Series di Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:00 WIB

UBTech Resmi Rilis Robot Humanoid Pendamping U1

Minggu, 5 Juli 2026 - 10:30 WIB

Menghidupkan Mendiang lewat Avatar AI: Teknologi Duka Korea

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:54 WIB

Realme Resmi Rilis Duet HP Gaming P4 Series

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:39 WIB

Ekosistem Kompetitif 2XKO: Riot Games Rangkul Komunitas

Berita Terbaru

Langkah diplomasi mendadak Trump. Donald Trump menelepon Vladimir Putin selama 90 menit guna membahas jalan damai konflik Ukraina. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Telepon Putin 90 Menit Tawarkan Solusi

Minggu, 5 Jul 2026 - 12:00 WIB

Lompatan harga kelas premium. OPPO resmi merilis Reno 16 Series di Indonesia dengan kenaikan harga ekstrem di tengah kehadiran asisten AI pintar. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

OPPO Resmi Rilis Reno 16 Series di Indonesia

Minggu, 5 Jul 2026 - 11:30 WIB

Solusi kesepian masa depan. UBTech resmi meluncurkan robot humanoid ultra-realistis U1 untuk mendampingi kaum lajang dan lansia secara setia. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

UBTech Resmi Rilis Robot Humanoid Pendamping U1

Minggu, 5 Jul 2026 - 11:00 WIB

Menembus batas kematian. Warga Korea Selatan kini memanfaatkan teknologi AI untuk merekonstruksi memori mendiang keluarga di tengah perdebatan etika yang sengit. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Menghidupkan Mendiang lewat Avatar AI: Teknologi Duka Korea

Minggu, 5 Jul 2026 - 10:30 WIB

Sejarah emas skuad Hiu Biru. Tanjung Verde pulang dengan kepala tegak usai memaksa Argentina bertarung hingga babak tambahan waktu. Dok: Istimewa.

SPORT

Tanjung Verde Tahan Argentina Hingga Babak Tambahan

Minggu, 5 Jul 2026 - 10:12 WIB