Baharkam Polri Serahkan Sertifikat Audit Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional 2025

Senin, 15 Desember 2025 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabaharkam Polri Komjen Pol Karyoto menyerahkan sertifikat audit sistem pengamanan objek vital nasional kepada perwakilan BUMN di Gedung Auditorium PT PLN Persero, Jakarta. (Posnews/PMJ)

Kabaharkam Polri Komjen Pol Karyoto menyerahkan sertifikat audit sistem pengamanan objek vital nasional kepada perwakilan BUMN di Gedung Auditorium PT PLN Persero, Jakarta. (Posnews/PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri menyerahkan Sertifikat Audit Penerapan Sistem Pengamanan Objek Vital Nasional dan Objek Tertentu serta Hotel Tahun 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Auditorium Lantai 3 PT PLN (Persero), Senin (15/12/2025), sekitar pukul 10.45 WIB.

Penyerahan sertifikat ini menegaskan komitmen Polri dalam memastikan sistem pengamanan objek vital nasional (obvitnas) berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Dalam kesempatan tersebut, Polri memberikan sertifikat audit kepada sejumlah BUMN dan perusahaan nasional yang dinilai memenuhi kriteria pengamanan.

Selanjutnya, Kabaharkam Polri Komjen Pol. Karyoto, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa audit sistem pengamanan bertujuan menghadirkan penilaian objektif dari pihak eksternal, bukan sekadar evaluasi internal perusahaan.

“Hari ini kami secara simbolis menyerahkan sertifikat hasil audit sistem pengamanan kepada beberapa BUMN dan perusahaan yang sudah eksis secara nasional. Audit ini memberikan penilaian dari luar, bukan hanya dari internal,” ujar Komjen Pol. Karyoto.

Baca Juga :  Irjen Pol Ramdani Hidayat, Jenderal Brimob yang Kini Pimpin Korps Elit Polri

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, ia menegaskan Polri wajib melaksanakan audit sistem pengamanan untuk membantu perusahaan mencapai standar pengamanan terbaik, khususnya bagi perusahaan yang masuk kategori objek vital nasional.

Melalui audit ini, kami membantu perusahaan memperoleh standar pengamanan yang benar-benar optimal. Dari internal sering kali merasa sudah cukup baik, padahal masih ada aspek yang perlu ditingkatkan,” jelasnya.

Rekomendasi Kekurangan Sistem Pengamanan

Menurut Karyoto, hasil audit menjadi dasar rekomendasi perbaikan sistem pengamanan demi menjaga kelangsungan produksi dan bisnis perusahaan.

Baca Juga :  DPR Minta MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Dinilai Tak Efektif dan Boros Anggaran

Dengan memperkuat sistem pengamanan, kami menekan risiko dan melakukan identifikasi sejak dini agar langkah antisipasi bisa segera dijalankan,” tegasnya.

Karyoto berharap lebih banyak BUMN dan non-BUMN mengikuti audit serta meraih sertifikasi sistem pengamanan Polri.

“Jika seluruh sistem disusun dengan baik dan mitigasi dilakukan optimal, saya yakin risiko bencana non-alam seperti kebakaran dan kerusakan lainnya bisa diperkecil,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Polri menegaskan pentingnya sistem pengamanan terpadu untuk menjaga stabilitas, keselamatan, dan keberlanjutan operasional objek vital nasional. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Angkot Disiram Bensin Lalu Dibakar di Tanah Abang, Pelaku Akhirnya Dibekuk
Raja Charles III Temui Donald Trump di Gedung Putih
Bea Cukai Marunda Santuni Yatim dan Lansia di Cilincing, Aksi Nyata Kepedulian Sosial
Laboratorium Narkoba di Apartemen Salemba Digerebek, 5 Kg Tembakau Sintetis Disita
Medan Ekstrem Hambat Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat
Ragunan Diserbu 80 Ribu Pengunjung di H+2 Lebaran 2026, Motor Dominasi
Stok Beras Nasional Melimpah, Mentan Amran Pastikan Aman hingga 2026
Banjir Jakarta 9 Maret 2026: 16 RT dan 2 Jalan Masih Tergenang, Air Berangsur Surut

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 14:27 WIB

Sopir Angkot Disiram Bensin Lalu Dibakar di Tanah Abang, Pelaku Akhirnya Dibekuk

Selasa, 28 April 2026 - 11:46 WIB

Raja Charles III Temui Donald Trump di Gedung Putih

Jumat, 24 April 2026 - 09:43 WIB

Bea Cukai Marunda Santuni Yatim dan Lansia di Cilincing, Aksi Nyata Kepedulian Sosial

Minggu, 19 April 2026 - 15:57 WIB

Laboratorium Narkoba di Apartemen Salemba Digerebek, 5 Kg Tembakau Sintetis Disita

Jumat, 17 April 2026 - 07:54 WIB

Medan Ekstrem Hambat Evakuasi 8 Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalimantan Barat

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar £25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB