Bangunan Ambruk di Tugu Selatan Koja, Wanita 50 Tahun Tewas Tertimbun Reruntuhan

Selasa, 21 April 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Damkar mengevakuasi korban dari reruntuhan tembok bangunan yang ambruk di kawasan Koja Jakarta Utara. (Posnews/MR)

Petugas Damkar mengevakuasi korban dari reruntuhan tembok bangunan yang ambruk di kawasan Koja Jakarta Utara. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Peristiwa tragis mengguncang permukiman padat di Jalan Gang Buntu, RT 001 RW 007, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Seorang perempuan bernama Heny Purwanti (50) tewas tertimpa bangunan runtuh pada Selasa (21/4/2026) sore.

Informasi yang dihimpun dari Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara menyebutkan, laporan kejadian diterima sekitar pukul 16.40 WIB dari petugas di lapangan.

Tembok Ambruk, Korban Tertimbun

Insiden bermula saat korban selesai membantu memandikan anak tetangganya, Allesa. Setelah itu, anak tersebut pulang ke rumah untuk berganti pakaian.

Baca Juga :  Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Polisi Nilai Jakarta Belum Aman

Namun, saat kembali ke lokasi, saksi mendapati korban sudah tertimpa reruntuhan tembok. Ia langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Evakuasi Cepat, Nyawa Tak Tertolong

Petugas Damkar dari Pos Koja langsung bergerak cepat. Satu unit light rescue dengan empat personel dikerahkan ke lokasi.

Tim tiba sekitar pukul 16.50 WIB dan langsung melakukan proses evakuasi yang dimulai pukul 17.08 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proses tersebut berlangsung dramatis hingga akhirnya selesai pada pukul 17.40 WIB.

Baca Juga :  Balita Raya Meninggal di Sukabumi, Kemensos Lakukan Asesmen Keluarga

Sayangnya, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa saat ditemukan di bawah reruntuhan bangunan seluas sekitar 16 meter persegi.

Setelah evakuasi, penanganan korban dilanjutkan oleh instansi terkait. Sementara tim Damkar melakukan pendataan dan memastikan situasi di lokasi aman.

Perwira piket, Gatot Sulaeman, memastikan operasi berjalan lancar hingga selesai.

Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi warga di kawasan padat penduduk agar rutin mengecek kondisi bangunan, terutama struktur tembok yang berisiko rapuh. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban
AS Dakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro Atas Penembakan Pesawat Sipil
Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan
Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi
Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo
Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat
Marinir AS Uji Sistem HIMARS untuk Deteksi Ancaman China

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:06 WIB

Dugaan Cabul Pelatih Sepatu Roda di Tangsel Terungkap dari Chat Korban

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:53 WIB

AS Dakwa Mantan Presiden Kuba Raul Castro Atas Penembakan Pesawat Sipil

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Berita Terbaru

Kompensasi bagi

INTERNASIONAL

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Diplomasi penuh ancaman. Presiden Donald Trump mengeklaim negosiasi damai dengan Iran berada di tahap akhir, namun tetap memberikan ultimatum serangan militer. Kebuntuan ini terus memicu volatilitas harga minyak global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Ilustrasi, Kepatuhan digital menjadi pertaruhan. Pengadilan Federal Australia menjatuhkan denda A$650.000 kepada X Corp karena gagal memberikan informasi mengenai penanganan konten eksploitasi seksual anak kepada otoritas keamanan daring. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB