Banjir dan Longsor Terjang Jawa, Ribuan Warga Mengungsi – BNPB Perpanjang Modifikasi Cuaca

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNPB melanjutkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk mengendalikan curah hujan. Dok: BNPB

BNPB melanjutkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk mengendalikan curah hujan. Dok: BNPB

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Cuaca ekstrem yang berlangsung saat ini memicu hujan deras mengguyur hampir seluruh wilayah Jawa menyebabkan banjir serta longsor di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Abdul Muhari mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah wilayah Jawa Timur seperti Lumajang, Nganjuk, dan Jember tergenang pada Jumat (24/10/2025).

Namun, genangan air dilaporkan sudah surut total pada Senin (27/10/2025).

Sementara di Jawa Barat, banjir melanda Kota Bandung pada Sabtu (25/10). Sebanyak 73 rumah di Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, sempat terendam. Air mulai surut keesokan harinya.

Tak hanya banjir, longsor juga menghantam Kabupaten Bandung Barat. Dua desa di Kecamatan Lembang dan dua desa di Kecamatan Cipongkor terdampak, mengakibatkan 30 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga :  Update Tragedi Ponpes Sidoarjo, Tiga Santri Tewas Tertimpa Reruntuhan Musala

Sebanyak 10 KK terpaksa mengungsi ke rumah kerabat. Satu orang tewas tertimbun longsor di Desa Cigenah, Kecamatan Rongga,” ujar Abdul, Senin (27/10).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perbaiki Akses Jalan dan Fasilitas Pendidikan

BNPB dan BPBD telah menyalurkan bantuan sembako serta memperbaiki akses jalan dan fasilitas pendidikan yang rusak akibat longsor.

Di Kabupaten Sukabumi, banjir dan longsor juga melanda Cisolok, Karangpapak, dan Cikahuripan. Sebelas KK terdampak, sementara saluran irigasi Cimarinjung jebol hingga jalan nasional di sekitar Hotel Kuda Laut ikut tergenang.

Beranjak ke Jawa Tengah, banjir besar melanda Grobogan, Demak, dan Kota Semarang. Air setinggi 10–120 sentimeter masih menutup 14 titik di Semarang Utara, bahkan menghambat arus lalu lintas antarprovinsi.

BPBD Kota Semarang mengevakuasi warga dan pasien RSI Sultan Agung, membuka dapur umum, serta mengoperasikan mobil pompa untuk mempercepat penyedotan air.

Baca Juga :  Sulap Baju Lama, Sebuah Fenomena Upcycling

Di Kabupaten Demak, banjir sejak Jumat (24/10) menggenangi 11 desa di lima kecamatan. Sebanyak 230 rumah, 3 tempat ibadah, 1 sekolah, dan 35 hektare sawah ikut terdampak. Warga kini bergotong royong meninggikan tanggul Sungai Tuntang.

BNPB melanjutkan operasi modifikasi cuaca (OMC) di Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk mengendalikan curah hujan. Sejak Sabtu (25/10), tim telah menebar 9 sorti penyemaian dengan 9 ton bahan kimia NaCl dan CaO.

“OMC kami perpanjang karena potensi hujan lebat di Jawa Barat masih tinggi,” tegas Abdul.

Ia mengingatkan warga untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem di masa pancaroba.

“Masyarakat perlu menyiapkan tas siaga bencana dan memantau informasi dari BNPB, BPBD, dan BMKG,” tutupnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Naikkan Pangkat 47 Pati Polri, Ini Daftar Lengkap Jenderal Baru 2026
Mengapa Penurunan Populasi Burung di Amerika Serikat Kian Mempercepat?
Puncak Mudik 2026 Naik 4,26%, Korlantas Tutup Tol MBZ dan Terapkan Contraflow
Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag
Fed Tahan Suku Bunga: Jerome Powell Waspadai Inflasi Energi Akibat Perang Iran
Pertemuan 2 Jam Prabowo–Megawati di Istana, Bahas Politik dan Geopolitik Global
Xi Jinping dan Berdimuhamedov Pererat Kemitraan Strategis China-Turkmenistan
IMO Usulkan Jalur Aman untuk 20.000 Pelaut yang Terjebak di Teluk

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:25 WIB

Kapolri Naikkan Pangkat 47 Pati Polri, Ini Daftar Lengkap Jenderal Baru 2026

Kamis, 19 Maret 2026 - 20:10 WIB

Mengapa Penurunan Populasi Burung di Amerika Serikat Kian Mempercepat?

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:55 WIB

Puncak Mudik 2026 Naik 4,26%, Korlantas Tutup Tol MBZ dan Terapkan Contraflow

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:34 WIB

Hai Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H Jatuh Pada 21 Maret 2026, Ini Penjelasan Kemenag

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:00 WIB

Fed Tahan Suku Bunga: Jerome Powell Waspadai Inflasi Energi Akibat Perang Iran

Berita Terbaru