Banjir Rob Ancam Pesisir Jakarta 5–9 April 2026, Ini Wilayah Rawan Terdampak

Minggu, 5 April 2026 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Banjir Rob Jakarta Utara. (Posnews/Kominfo)

Ilustrasi, Banjir Rob Jakarta Utara. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Waspada, ancaman banjir rob kembali menghantui pesisir utara Jakarta.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD DKI Jakarta) resmi mengeluarkan peringatan dini untuk periode 5 hingga 9 April 2026.

Penyebabnya, fenomena pasang maksimum air laut bertepatan dengan fase bulan purnama. Kondisi ini memicu kenaikan muka air laut secara signifikan dan berpotensi menimbulkan banjir rob di sejumlah titik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puncak Pasang Tengah Malam, Risiko Banjir Meningkat

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menegaskan bahwa puncak pasang diperkirakan terjadi pada pukul 23.00 hingga 02.00 WIB.

Data tersebut merujuk pada analisis BMKG melalui Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok.

Baca Juga :  Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de'Clan

Artinya, pada jam-jam tersebut, potensi air laut meluap ke daratan meningkat drastis, terutama di wilayah dengan elevasi rendah.

11 Kelurahan Rawan Rob, Kepulauan Seribu Ikut Terancam

Selain itu, BPBD mengidentifikasi sedikitnya 11 wilayah pesisir Jakarta yang rawan terdampak banjir rob, yaitu:

  • Kamal Muara
  • Kapuk Muara
  • Penjaringan
  • Pluit
  • Ancol
  • Kamal
  • Marunda
  • Cilincing
  • Kalibaru
  • Muara Angke
  • Tanjung Priok

Tak hanya itu, seluruh wilayah Kepulauan Seribu juga berpotensi terdampak selama periode tersebut.

Imbauan Keras: Hindari Pesisir dan Siaga Darurat

Oleh karena itu, warga pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan. Aktivitas di area pantai sebaiknya dibatasi, terutama saat puncak pasang.

Baca Juga :  Wanita di Penjaringan Dianiaya Mantan Suami di RS Duta Indah, Bibir Lebam dan Gigi Patah

Selain itu, warga juga diminta memastikan saluran drainase berfungsi optimal untuk mencegah genangan meluas.

“Fenomena ini berpotensi memicu banjir rob. Warga harus waspada, terutama saat puncak pasang,” tegas Isnawa.

Catat! Ini Cara Antisipasi Banjir Rob

Agar tidak panik saat rob datang, berikut langkah penting yang perlu dilakukan:

  • Pindahkan barang berharga ke tempat lebih tinggi
  • Hindari parkir kendaraan di area rawan genangan
  • Pantau informasi resmi dari BPBD DKI Jakarta dan BMKG
  • Segera hubungi layanan darurat jika kondisi memburuk

Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112 untuk bantuan cepat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol
Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB