Bayi 6 Bulan Meninggal Dibanting Ayah Kandung di Ciputat, Tangisan Berujung Tragedi

Senin, 15 Desember 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ayah di Tangsel Tega Membanting Bayi Hingga Meninggal, Polisi Turun Tangan. (Posnews/Ist)

Ayah di Tangsel Tega Membanting Bayi Hingga Meninggal, Polisi Turun Tangan. (Posnews/Ist)

TANGSEL, POSNEWS.CO.ID Prilaku Ayah yang seperti ini tidak pantas untuk dijadikan contoh. Kasus kekerasan dalam rumah tangga kembali mengguncang Tangerang Selatan.

Seorang bayi perempuan berusia 6 bulan tewas setelah dianiaya ayah kandungnya, IS (28), di kawasan Ciputat, Tangsel. Pelaku tega menganiaya korban lantaran kesal bayi terus menangis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tragis itu terjadi Minggu (14/12/2025) sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Betawi Kampung Gunung, RT 003 RW 009, Kelurahan Jombang, Ciputat.

Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menegaskan, saat kejadian IS sedang menggendong korban di dalam warung.

Baca Juga :  Wanita di Kramat Jati Telan 50 Pil Aborsi, Janin 8 Bulan Tewas - Ini Motifnya

Pelaku menyuruh ibu korban membuat susu karena bayi menangis. Namun, tersangka justru emosi karena tangisan tidak berhenti,” kata Bambang, Senin (15/12/2025).

Selanjutnya, IS membanting bayinya ke lantai sebanyak dua kali. Akibat benturan keras di kepala, korban mengalami pendarahan serius. Korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun meninggal dunia dalam perjalanan.

Benturan di kepala menyebabkan pendarahan fatal. Keluarga kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi,” tegas Bambang.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengungkap latar belakang emosi pelaku. Saat kejadian, rumah dalam kondisi gelap karena listrik padam akibat kehabisan token.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Penganiayaan Anak di Pasar Kebayoran Lama

Situasi itu membuat bayi terus menangis dan memicu kemarahan pelaku.

Tersangka membanting korban pertama kali ke matras dalam posisi tengkurap, lalu kedua kalinya ke kasur dalam posisi telentang. Kepala korban juga sempat terbentur botol susu,” ungkap Bambang.

Kini, polisi menahan IS dan mendalami unsur pidana atas perbuatan keji tersebut. Aparat memastikan proses hukum berjalan tegas untuk memberi efek jera dan melindungi anak dari kekerasan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono
Penggerebekan Gudang Uang Palsu BSD Berujung Perwira Polisi Terluka
Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas
Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi
Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian
CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri
Jabodetabek Cerah Sabtu Ini, Warga Perlu Waspadai Terik Matahari
Senggolan Motor Bikin Emosi! Anggota TNI AL Dikeroyok, 1 Pelaku Diciduk Polisi

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Penggerebekan Gudang Uang Palsu BSD Berujung Perwira Polisi Terluka

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:23 WIB

CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung . (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:57 WIB

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB