Benjamin Netanyahu Sebut Tuduhan Genosida Kebohongan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ko-pilot FlyDubai berusaha menjatuhkan pesawat rute Dubai-Tel Aviv usai mengalami radikalisasi sebelum penumpang melumpuhkannya. Dok: Istimewa.

Ko-pilot FlyDubai berusaha menjatuhkan pesawat rute Dubai-Tel Aviv usai mengalami radikalisasi sebelum penumpang melumpuhkannya. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, NEW YORK – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato berapi-api pada Sidang Majelis Umum PBB.

Aksi Walkout Delegasi dan Pembelaan Serangan Iran

Ratusan delegasi negara memilih keluar ruangan saat pimpinan sidang mengumumkan nama Netanyahu di podium PBB.

Netanyahu mengecam para diplomat yang melakukan aksi walkout tersebut sebagai kelompok penakut secara moral.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa aksi militer Israel turut melindungi negara-negara yang meninggalkan ruangan sidang tersebut.

Bahkan, Netanyahu memamerkan sebuah pager untuk mengingatkan hadirin atas serangan sasarannya terhadap kelompok Hizbullah.

Selain itu, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas dukungan melawan Iran.

Baca Juga :  Kuba Bebaskan 2.010 Tahanan di Tengah Tekanan Blokade Minyak AS

Abbas Mendesak Sanksi Internasional Lewat Rekaman Video

Sementara itu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan pidato resmi melalui rekaman video dari Ramallah.

Sebab, pemerintah Amerika Serikat menolak memberikan visa kunjungan bagi Abbas dan para pejabat Palestina.

Abbas mengecam keheningan dunia atas kejahatan perang dan korban jiwa masyarakat sipil di Gaza.

Oleh karena itu, ia meminta komunitas internasional menghentikan pasokan senjata bagi militer Israel secara total.

Selanjutnya, Abbas menegaskan bahwa rakyat Palestina tidak akan pernah meninggalkan tanah air mereka.

Baca Juga :  Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Isu Kejahatan Perang dan Ketegangan di Tepi Barat

Di sisi lain, Wali Kota New York Zohran Mamdani menyebut Netanyahu sebagai seorang penjahat perang.

Namun, Netanyahu menepis kritik internasional mengenai kekerasan pemukim Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Ia mengklaim kejadian tersebut hanya melibatkan segelintir anak muda nakal yang merusak pepohonan zaitun.

Meskipun demikian, data kesehatan Gaza mencatat lebih dari 73 ribu warga Palestina tewas akibat serangan militer.

Dengan demikian, pidato Netanyahu makin mempertegas isolasi diplomatik Israel di panggung politik global saat ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland
Kelompok Pengawas Pemerintah Menggugat Jared Kushner
Kondisi Kesehatan Paus Leo XIV Membaik Pasca Operasi
Kelompok Houthi Mengancam Akan Terus Menggempur
SpaceX Membatasi Layanan Starlink Militer Ukraina
Zelenskyy Sebut Rusia Tetap Menyerang Fasilitas Energi
Kelompok Houthi Mengancam Amerika Serikat Pasca Serangan
Aparat Federal Amerika Serikat Menggeledah Kediaman DPR

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Kelompok Pengawas Pemerintah Menggugat Jared Kushner

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Kondisi Kesehatan Paus Leo XIV Membaik Pasca Operasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kelompok Houthi Mengancam Akan Terus Menggempur

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:22 WIB

SpaceX Membatasi Layanan Starlink Militer Ukraina

Berita Terbaru

Denmark menegaskan eksplorasi sumber daya alam Greenland oleh AS harus mematuhi hukum lokal dan tidak mendapat keistimewaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland

Kamis, 15 Okt 2026 - 15:40 WIB