POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON – Partai Demokrat berkomitmen memanfaatkan kemenangan pemilu sela untuk membatasi kebijakan Presiden Donald Trump.
Partai tersebut meraih mayoritas kursi Senat serta Majelis Perwakilan Rakyat Amerika Serikat.
Meskipun demikian, Presiden Donald Trump justru memamerkan proyek renovasi ruang aula Gedung Putih.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Calon Ketua DPR Hakeem Jeffries menegaskan bahwa kongres mendatang berfokus pada efisiensi anggaran belanja.
Jeffries menyatakan bahwa anggota dewan bekerja penuh untuk melayani seluruh rakyat Amerika Serikat.
Namun demikian, Donald Trump menegaskan kesiapan menggunakan hak veto untuk menolak rancangan undang-undang oposisi.
Kemenangan Bersejarah Di Basis Pendukung Republik
Partai Demokrat merebut kursi Senat di Texas untuk pertama kali sejak tahun seribu sembilan ratus delapan puluh delapan.
Kandidat Demokrat di Kansas meraih kemenangan Senat pertama sejak era Depresi Besar abad lalu.
Sementara itu, Wakil Presiden J D Vance menyalahkan kebijakan perang Iran atas kekalahan partai tersebut.
Bahkan, pemilih di sembilan puluh sembilan persen wilayah kabupaten menunjukkan pergeseran dukungan secara signifikan.
Pencapaian Sejarah Baru Politisi Muda Dan Daerah
Abdul El Sayed mengukir sejarah sebagai senator Muslim pertama setelah memenangkan pemilihan di Michigan.
Keisha Lance Bottoms memenangkan pemilihan gubernur Georgia sebagai perempuan berkulit hitam pertama sepanjang sejarah.
Oleh karena itu, Partai Demokrat bersiap mengawasi secara ketat seluruh kebijakan pemerintah dua tahun ke depan.
Dengan demikian, peta politik Amerika Serikat memasuki era baru persaingan ketat antara dua lembaga negara.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













