Pasukan Rusia Bom Sekolah Di Zaporizhzhia, 24 Tewas

Jumat, 6 November 2026 - 06:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan Rusia membom sekolah di Zaporizhzhia Ukraina dan menewaskan dua puluh empat warga. Simak ulasan kronologi dan respons Volodymyr Zelenskyy. Dok: Istimewa.

Pasukan Rusia membom sekolah di Zaporizhzhia Ukraina dan menewaskan dua puluh empat warga. Simak ulasan kronologi dan respons Volodymyr Zelenskyy. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, ZAPORIZHZHIA – Pasukan Rusia melancarkan serangan bom ke sebuah sekolah di desa Komyshuvakha pada Senin kemarin.

Serangan udara ini menewaskan sedikitnya dua puluh empat warga di wilayah tenggara Ukraina tersebut.

Sementara itu, tim penyelamat mengonfirmasi gugurnya dua anggota regu penolong di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Volodymyr Zelenskyy mengungkapkan kronologi pengeboman tersebut melalui akun Telegram pribadinya.

Pasukan Rusia mengincar bangunan sekolah yang berfungsi sebagai pusat distribusi bantuan kemanusiaan warga.

Rentetan Pengeboman Susulan Dan Korban Hilang

Rusia menjatuhkan sembilan bom susulan secara langsung ke arah tempat perlindungan warga.

Baca Juga :  Zelenskyy Sebut Rusia Tetap Menyerang Fasilitas Energi

Namun demikian, puluhan penduduk lokal sedang berkumpul untuk menerima bantuan rutin mingguan tersebut.

Zelenskyy menegaskan bahwa Rusia mengetahui aktivitas kemanusiaan warga di lokasi pengeboman tersebut.

Bahkan, ia menilai aksi ini membuktikan penolakan Rusia terhadap proses deeskalasi dan keadilan.

Sekretaris Dewan Kota Zaporizhzhia Regina Kharchenko mencatat dua puluh tujuh warga masih hilang.

Oleh karena itu, aparat kepolisian bersama regu penyelamat terus menyisir puing bangunan runtuh.

Pelanggaran Setelah Masa Gencatan Senjata Berakhir

Petugas berusaha keras menembus reruntuhan demi menemukan para korban di bawah puing-puing.

Baca Juga :  Horor di El-Fasher: RSF Dituduh Lakukan Genosida, 14 Juta Warga Sudan Mengungsi

Meskipun demikian, foto-foto di lokasi memperlihatkan kehancuran total serta puing-puing bangunan yang menyala.

Insiden maut ini terjadi sehari setelah masa berlaku gencatan senjata enam hari berakhir.

Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump sebelumnya memprakarsai kesepakatan damai lokal tersebut.

Kesepakatan itu bertujuan mengirimkan bantuan serta mengevakuasi warga di wilayah Kherson selatan.

Dengan demikian, ketegangan militer di wilayah Ukraina tenggara kini kembali melonjak tajam.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Inggris Gandakan Waktu Tunggu Izin Tinggal
Donald Trump Fokus Renovasi Kolam Menjelang Pemilu
Mahkamah Agung AS Menolak Gugatan Pemerintah Trump
Korea Utara Bantah Tuduhan Amerika Serikat Terkait Pencurian
Presiden Pengadilan Internasional Merespons Sanksi
Ribuan Warga India Protes Kebijakan Penghapusan Daftar Pemilih
PM Kanada Dan Presiden AS Bahas Kesepakatan Perdagangan
Polisi Israel Bebaskan Tersangka Suap Pemilih, Upaya Likud

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 06:08 WIB

Pasukan Rusia Bom Sekolah Di Zaporizhzhia, 24 Tewas

Kamis, 5 November 2026 - 15:00 WIB

Pemerintah Inggris Gandakan Waktu Tunggu Izin Tinggal

Kamis, 5 November 2026 - 14:52 WIB

Donald Trump Fokus Renovasi Kolam Menjelang Pemilu

Kamis, 5 November 2026 - 13:49 WIB

Mahkamah Agung AS Menolak Gugatan Pemerintah Trump

Kamis, 5 November 2026 - 13:41 WIB

Korea Utara Bantah Tuduhan Amerika Serikat Terkait Pencurian

Berita Terbaru

Personel Korsabhara Baharkam Polri bersama anjing pelacak K-9 dalam apel kesiapsiagaan menghadapi bencana alam 2026. Dok: Ist

NASIONAL

Polri Siapkan K-9 hingga Kuda Turangga untuk Hadapi Bencana

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:11 WIB

Pasukan Rusia membom sekolah di Zaporizhzhia Ukraina dan menewaskan dua puluh empat warga. Simak ulasan kronologi dan respons Volodymyr Zelenskyy. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pasukan Rusia Bom Sekolah Di Zaporizhzhia, 24 Tewas

Jumat, 6 Nov 2026 - 06:08 WIB

Mahfud MD mengungkap cerita pencalonan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri pada 2021.
(Posnews/Ist)

NASIONAL

Mahfud MD Bongkar Proses Pencalonan Listyo Sigit

Jumat, 6 Nov 2026 - 05:54 WIB

Prakiraan cuaca Jabodetabek Jumat 6 November 2026, Jakarta berawan dan sejumlah wilayah berpotensi hujan.
2026. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Wilayah Mana yang Berpotensi Hujan?

Jumat, 6 Nov 2026 - 05:38 WIB

Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menandatangani kerja sama dengan dua perusahaan untuk membuka peluang kerja melalui program POLIRAN. (Posnews/Humas PMJ)

JABODETABEK

POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta

Kamis, 5 Nov 2026 - 22:00 WIB