Bentrok TNI–Brimob Pecah Usai Final Bola di Buton Selatan, Aparat Luka dan Fasilitas Rusak

Senin, 5 Januari 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bentrok TNI dan Brimob pecah usai pertandingan final sepak bola Piala Bupati di Lapangan Lakarada, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara. (Posnews/Ist)

Bentrok TNI dan Brimob pecah usai pertandingan final sepak bola Piala Bupati di Lapangan Lakarada, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara. (Posnews/Ist)

BUTON SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Suasana mencekam! Ratusan anggota TNI dan Brimob terlibat bentrok terbuka di Lapangan Lakarada, Batauga, Buton Selatan, Sulawesi Tenggara.

Akibat insiden panas itu, sejumlah aparat mengalami luka-luka, sementara kendaraan dan fasilitas umum rusak.

Kericuhan meletus Sabtu malam usai laga final Piala Bupati Buton Selatan, yang mempertemukan klub TNI Yon TP 871 La Maindo melawan klub Brimob Pelopor Batauga.

Awalnya pertandingan berjalan normal, namun kesalahpahaman antar oknum di lapangan memicu emosi dan berujung aksi saling serang.

Baca Juga :  Membongkar Kode Motivasi: Ini 4 Kunci Pendorong Kinerja

Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kedua kubu saling kejar, membuat warga sekitar panik dan menjauh dari lokasi pertandingan.

Menanggapi kejadian tersebut, Dandim 1413 Buton Letkol (Inf) Arif Ariyanto menegaskan bahwa situasi telah kondusif. Ia memastikan TNI dan Polri sudah berdamai.

“Peristiwa ini murni kesalahpahaman dan sudah kami selesaikan bersama Kapolres Buton Selatan,” tegas Arif, Senin (5/1/2026).

Baca Juga :  Paviliun Indonesia di JISTE 2025: Dorong Hilirisasi dan Ekspor Perikanan ke Pasar Jepang

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, pimpinan kedua institusi langsung turun tangan dan menggelar mediasi bersama pemerintah daerah.

Hasilnya, kedua pihak sepakat tidak memperpanjang konflik dan memberikan sanksi tegas kepada oknum yang terbukti melanggar aturan.

Aparat gabungan kini tetap disiagakan untuk menjaga keamanan dan mencegah bentrokan susulan.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penculikan di Bekasi, Pria Diduga Disekap Komplotan Ngaku Polisi dan Diperas Rp12 Juta
3 Prajurit TNI Gugur Dapat Santunan hingga Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Anumerta
Street Crime Menggila, Aksi Pemerasan di Traffic Light Kalijodo Bikin Resah Pengendara
Negara Ideal Plato: Keadilan, Kelas Sosial, dan Pemimpin Filsuf
Pelaku Uang Palsu Ngaku Dukun, Polisi Bongkar Aksinya di Hotel Bogor
Epicureanisme: Menemukan Ketenangan Jiwa Melalui Kesenangan
Pancaroba Mengancam, BNPB Imbau Warga Siaga Cuaca Ekstrem dan Evakuasi Mandiri
Etika Nikomakea: Mencapai Eudaimonia Melalui Jalan Tengah

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 20:53 WIB

Penculikan di Bekasi, Pria Diduga Disekap Komplotan Ngaku Polisi dan Diperas Rp12 Juta

Rabu, 1 April 2026 - 20:32 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Dapat Santunan hingga Rp1,8 Miliar dan Kenaikan Pangkat Anumerta

Rabu, 1 April 2026 - 20:23 WIB

Street Crime Menggila, Aksi Pemerasan di Traffic Light Kalijodo Bikin Resah Pengendara

Rabu, 1 April 2026 - 19:56 WIB

Negara Ideal Plato: Keadilan, Kelas Sosial, dan Pemimpin Filsuf

Rabu, 1 April 2026 - 19:19 WIB

Pelaku Uang Palsu Ngaku Dukun, Polisi Bongkar Aksinya di Hotel Bogor

Berita Terbaru

Ilustrasi, Menembus tirai ilusi. Konsep metafisika Plato mengajak kita mempertanyakan apakah kehidupan yang kita jalani adalah kebenaran hakiki atau sekadar pantulan dari realitas yang lebih tinggi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Negara Ideal Plato: Keadilan, Kelas Sosial, dan Pemimpin Filsuf

Rabu, 1 Apr 2026 - 19:56 WIB