ASN DKI Hanya 25–50 Persen WFH, Pramono Larang Layanan Publik WFH, Siap Beri Sanksi

Rabu, 1 April 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Ist)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kebijakan work from home (WFH) di DKI Jakarta tidak berlaku untuk semua. Gubernur Pramono Anung menegaskan sektor pelayanan publik wajib tetap bekerja dari kantor (WFO).

Pramono menegaskan tenaga kesehatan, damkar, hingga petugas lapangan tetap bekerja normal tanpa skema WFH. Langkah ini diambil agar pelayanan ke masyarakat tidak terganggu.

Selain itu, pejabat pimpinan tinggi dan sejumlah dinas strategis juga tidak mendapat fasilitas WFH.

Gubernur Ikut WFO

Menariknya, Pramono menyebut dirinya tidak ikut WFH. Ia tetap berkantor seperti biasa. Bahkan, profesi seperti wartawan juga tidak masuk skema kerja dari rumah.

Selanjutnya, Pemprov DKI memberi peringatan keras. ASN dilarang menyalahgunakan WFH, termasuk bekerja dari kafe atau tempat umum.

Jika melanggar, sanksi tegas siap dijatuhkan. Meski belum dirinci, Pramono memastikan pembinaan akan dilakukan.

Baca Juga :  Pembunuhan Pegawai Bank di Jakarta Ditangkap di Johar Baru, 1 di Bandara NTT

Kuota WFH Dibatasi

Di sisi lain, Pemprov DKI mengatur proporsi ASN yang boleh WFH hanya 25–50 persen. Kebijakan ini fokus untuk pegawai dengan tugas administratif.

Dengan begitu, roda pemerintahan tetap berjalan tanpa gangguan.

WFH tetap menjadi bagian strategi efisiensi energi. Namun, Pemprov menekankan disiplin dan tanggung jawab ASN agar kebijakan tidak disalahgunakan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berbeda-beda, Cek Suhu Jakarta hingga Tangerang
Ongkos Melamar Kerja Tak Lagi Jadi Beban? Jakarta Siapkan Transportasi Gratis 2027
Kios Bakso Mendadak Ambruk Saat Dibongkar, Pria 55 Tahun Terjepit Reruntuhan
Kapolres Jakut Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Serukan Persatuan dan Toleransi
Kenapa Cuaca Jabodetabek Hari Ini Begitu Panas? Simak Data Lengkapnya
Pramono Siapkan Hujan Buatan Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye di GBK
Jakarta Bisa Panas hingga 36 Derajat, Warga Bogor Perlu Waspada Hujan
Demo Jakarta Hari Ini, Simak Rute Alternatif ke Monas, Slipi, dan Tomang

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:27 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berbeda-beda, Cek Suhu Jakarta hingga Tangerang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Ongkos Melamar Kerja Tak Lagi Jadi Beban? Jakarta Siapkan Transportasi Gratis 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Kios Bakso Mendadak Ambruk Saat Dibongkar, Pria 55 Tahun Terjepit Reruntuhan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolres Jakut Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Serukan Persatuan dan Toleransi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Kenapa Cuaca Jabodetabek Hari Ini Begitu Panas? Simak Data Lengkapnya

Berita Terbaru

Rusia membebaskan pensiunan guru asal AS Stephen Hubbard usai negosiasi Presiden Vladimir Putin dan utusan AS Steve Witkoff. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:20 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam klaim bohong Donald Trump dan manipulasi gambar AI terkait kerusuhan Paris. Simak ulasan lengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:18 WIB