JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi menghentikan operasi pencarian korban bencana di wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Meski demikian, BNPB memastikan tim SAR gabungan tetap siaga penuh di lokasi terdampak untuk mengantisipasi laporan lanjutan dari masyarakat.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan penghentian pencarian dilakukan setelah seluruh prosedur operasi terpenuhi. Namun, kesiapsiagaan personel tetap menjadi prioritas utama.
Tim SAR Tetap Bergerak Jika Ada Laporan Baru
Selanjutnya, Abdul menjelaskan tim SAR akan kembali melakukan pencarian secara terbatas apabila menerima informasi baru dari warga.
Informasi tersebut terutama berkaitan dengan dugaan lokasi korban yang belum ditemukan.
Dengan demikian, mekanisme pencarian kini bersifat responsif berbasis laporan masyarakat. Tim SAR akan langsung bergerak ke titik yang dinilai valid dan memungkinkan dilakukan evakuasi.
Korban Tewas Capai 1.182 Orang
Sementara itu, BNPB mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Sumatera hingga Jumat (9/1/2026) mencapai 1.182 jiwa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari total tersebut, Provinsi Aceh mencatat 544 korban jiwa, disusul Sumatera Utara 374 orang, dan Sumatera Barat 264 orang.
Angka tersebut merupakan hasil pemutakhiran data terakhir yang telah diverifikasi oleh tim di lapangan dan lintas instansi terkait.
145 Orang Masih Dilaporkan Hilang
Di sisi lain, jumlah korban yang masih dinyatakan hilang tercatat sebanyak 145 orang. Rinciannya, 31 orang di Aceh, 42 orang di Sumatera Utara, serta 72 orang di Sumatera Barat masih dalam pencarian dan proses validasi.
BNPB menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan relawan untuk memastikan data korban tetap akurat serta penanganan pascabencana berjalan optimal.
Penulis : Hadwan
Editor : Hadwan





















