BNPB Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek Selama 5 Hari, Cegah Banjir dan Cuaca Ekstrem

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, BNPB menggelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk mencegah banjir dan cuaca ekstrem di Jakarta dan Jabodetabek. Dok Posnews/Ist

Ilustrasi, BNPB menggelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk mencegah banjir dan cuaca ekstrem di Jakarta dan Jabodetabek. Dok Posnews/Ist

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan risiko banjir dan cuaca ekstrem di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

OMC resmi berjalan mulai Selasa (13/1/2026).

Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB Agus Riyanto menyatakan OMC akan berlangsung lima hari ke depan sebagai langkah mitigasi menghadapi potensi peningkatan curah hujan di Jabodetabek.

“Hari ini OMC mulai. Rencananya lima hari, selanjutnya menyesuaikan kondisi cuaca dan rekomendasi BMKG,” ujar Agus, Selasa (13/1/2026).

Namun demikian, Agus menegaskan durasi OMC bisa diperpanjang jika analisis BMKG menunjukkan potensi cuaca ekstrem masih tinggi.

Baca Juga :  Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang hingga Awal 2026

“Jika ancaman cuaca ekstrem berlanjut, OMC dapat diperpanjang,” tegasnya.

BPBD DKI Siap Lanjutkan OMC

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji memastikan pihaknya telah berkoordinasi dengan BNPB. BPBD DKI siap melanjutkan OMC setelah operasi BNPB selesai, sesuai prediksi BMKG.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BNPB melaksanakan OMC selama lima hari. Selanjutnya, BPBD DKI siap melanjutkan berdasarkan rekomendasi BMKG,” kata Isnawa.

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Baca Juga :  KPK Ungkap Dana Pengembalian Kuota Haji Tembus Rp100 Miliar

Selain OMC, BPBD DKI juga mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode 14–17 Januari 2026, menyusul potensi hujan ringan hingga sedang di Jakarta.

Oleh karena itu, BPBD DKI mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan genangan dan banjir lokal.

“Warga diminta tetap siaga dan waspada menghadapi cuaca ekstrem,” tulis BPBD DKI.

BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk menyiapkan perlengkapan darurat, memantau informasi cuaca, serta mengecek tinggi muka air melalui kanal resmi pemerintah dan aplikasi JAKI.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB