Bocah 12 Tahun di Sukabumi Tewas Mengenaskan, Polisi Selidiki Dugaan Dianiaya Ibu Tiri

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

SUKABUMI, POSNEWS.CO.ID – Tragedi memilukan mengguncang warga Sukabumi. Seorang anak laki-laki berinisial NS (12) meninggal dunia dengan kondisi tubuh melepuh dan penuh lebam.

Aparat kini mendalami dugaan penganiayaan yang mengarah pada ibu tirinya.

Peristiwa sadis ini terungkap setelah ayah kandung korban, Anwar Satibi (38), pulang ke rumah dan mendapati kondisi anaknya sudah kritis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ayah Dipanggil Pulang, Anak Sudah Melepuh

Saat itu, Anwar tengah bekerja memasang gigi di Kota Sukabumi. Tiba-tiba, istrinya menelepon dan memintanya segera pulang karena anaknya disebut sakit panas.

“Saya ditelepon, disuruh pulang. Katanya anak saya tidak enak badan, panas,” ujar Anwar, Sabtu (21/2/2026).

Namun, setibanya di rumah, ia justru dikejutkan kondisi mengenaskan putranya. Kulit NS melepuh di sejumlah bagian tubuh dan terlihat luka lebam.

Baca Juga :  Semarang Dikepung Banjir, 38 Ribu Warga Terjebak dan Jalan Nasional Lumpuh Total

“Saya kaget lihat kondisi anak saya sudah melepuh. Saya tanya kenapa, dijawab karena sakit panas,” ungkapnya.

Awalnya, Anwar mengira luka itu akibat demam biasa. Ia bahkan sempat berencana membeli salep untuk mengobati luka tersebut. Namun, kondisi korban tak kunjung membaik hingga akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Korban Ngaku Disiram Air Panas?

Di tengah kepanikan, seorang kerabat sempat bertanya langsung kepada korban. Saat itulah muncul pengakuan mengejutkan.

“Anak saya mengaku dikasih minum air panas,” kata Anwar.

Pernyataan itu langsung membuat keluarga histeris. Dugaan penganiayaan pun mencuat dan memicu kemarahan warga sekitar.

Baca Juga :  Pria Tewas Bersimbah Darah di Otista, Warga Panik, Polisi Buru Pelaku Sadis

Meski begitu, Anwar memilih menunggu hasil resmi pemeriksaan medis. Ia meminta pihak berwenang melakukan autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian anaknya.

Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Kasus ini kini ditangani serius oleh Polres Sukabumi. Kasat Reskrim Hartono membenarkan adanya laporan kematian anak dengan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

“Pagi ini dilakukan autopsi untuk mendalami dugaan tersebut. Kami masih menunggu hasilnya,” tegas Hartono.

Polisi memastikan akan mengusut tuntas kasus ini. Jika hasil autopsi membuktikan adanya unsur pidana, pelaku terancam jerat hukum berat sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak.

Kini, warga Sukabumi menanti kejelasan hasil autopsi. Sementara itu, duka mendalam menyelimuti keluarga korban atas kematian tragis bocah 12 tahun tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Pelaku Masih Diburu
Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib
Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Senin, 15 Juni 2026 - 07:22 WIB

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Pelaku Masih Diburu

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:04 WIB

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Berita Terbaru

Tandukan dramatis Daichi Kamada pada menit-menit akhir menyelamatkan Jepang dari kekalahan saat menghadapi Belanda pada laga pembuka Piala Dunia. Dok: (AP Photo/Julio Cortez)

SPORT

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Senin, 15 Jun 2026 - 08:35 WIB