Pria Ditemukan Kritis di Mal Jakarta Selatan, Polisi Selidiki Dugaan Bunuh Diri

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Peristiwa tragis terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026).

Seorang pria dilaporkan diduga bunuh diri di dalam mal, sehingga menghebohkan pengunjung yang berada di lokasi.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.03 WIB. Sejumlah pengunjung sempat panik setelah korban ditemukan dalam kondisi kritis sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Kebayoran Lama, Muhammad Kukuh Islami, membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap peristiwa itu.

Baca Juga :  Ditjenpas Boyong 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Upaya Zero Narkoba Terus Digenjot

โ€œMemang benar ada kejadian itu,โ€ ujar Kukuh saat dikonfirmasi, Minggu (8/3/2026).

Polisi Periksa Saksi dan Kumpulkan Bukti

Setelah menerima laporan, aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sejumlah barang bukti.

Selain itu, penyidik juga memeriksa beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi saat insiden terjadi guna mengungkap secara jelas apa yang sebenarnya terjadi.

โ€œKami masih melakukan pengecekan dan pendalaman. Korbannya seorang laki-laki,โ€ jelas Kukuh.

Korban Sempat Dilarikan ke RSUP Fatmawati

Petugas segera mengevakuasi korban ke RSUP Fatmawati untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Baca Juga :  Polda Sumut Amankan 2 Ekskavator untuk Tambang Emas Ilegal di Madina, Sempat Diintervensi

Namun, meski sempat mendapat pertolongan dari tim medis, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Polisi Masih Dalami Motif

Hingga saat ini, polisi masih terus mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian.

Selain itu, penyidik juga mendalami kemungkinan motif di balik dugaan bunuh diri tersebut, termasuk latar belakang pribadi korban.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi mengenai peristiwa ini hingga proses penyelidikan selesai dilakukan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta
Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD
MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD

Berita Terbaru

PM Kanada Mark Carney menyebut perundingan dagang dengan AS semakin sengit usai Donald Trump mengancam kenaikan tarif 50 persen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agu 2026 - 09:01 WIB

Presiden Donald Trump menandatangani dua perintah eksekutif untuk membatasi hak kewarganegaraan berdasarkan tempat lahir usai Mahkamah Agung menolak kebijakan sebelumnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agu 2026 - 07:00 WIB