Cekcok Berujung Maut di Kampung Ambon Jakarta Barat, Satu Pria Tewas Ditikam

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi penusukan berdarah terjadi di kawasan Kompleks Permata atau yang dikenal sebagai Kampung Ambon, Kamis (14/5/2026).

Seorang pria tewas setelah mengalami luka tusuk dalam insiden tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Cengkareng AKP Parman Gultom membenarkan adanya peristiwa maut tersebut.

“Korban laki-laki, satu orang meninggal dunia,” kata Parman kepada wartawan.

Cekcok Mulut Berujung Maut

Berdasarkan penyelidikan sementara, penusukan diduga dipicu pertengkaran antara korban dengan pria lain.

Baca Juga :  Kecemasan Iklim: Beban Psikologis Baru Generasi Muda

Polisi menyebut keduanya sempat terlibat adu mulut sebelum insiden berujung penikaman.

“Awalnya cekcok mulut. Keduanya masih tergolong usia muda, sekitar 40-an. Kami masih dalami kasus ini,” ujar Parman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi Kejar Pelaku

Hingga kini, polisi masih memburu pelaku yang melarikan diri usai menusuk korban.

Tim dari Polsek Cengkareng bersama Polres Metro Jakarta Barat terus mengumpulkan keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Balita Tewas Terseret Gorong-gorong di Jakbar, Ditemukan 5 Km dari Lokasi

“Pelaku masih dalam pengejaran,” tegasnya.

Sementara itu, petugas telah mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi.

Polisi juga masih menyelidiki motif pasti di balik penusukan maut yang menggegerkan warga Kampung Ambon tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag
Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora
Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli
Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?
Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk
Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?
Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?
Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:30 WIB

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:07 WIB

Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:53 WIB

Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:26 WIB

Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk

Berita Terbaru

Ilustrasi, Menulis ulang kode kehidupan. Kemajuan dalam pemetaan genom dan teknologi penyuntingan CRISPR membawa harapan baru bagi penyembuhan penyakit bawaan, sembari memicu perdebatan etika terdalam dalam sejarah peradaban manusia. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB