JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polsek Tambora mengungkap kasus penganiayaan terhadap sopir mobil boks RN (29) dan keneknya, TH, di Jalan Kalianyar VII, Tambora, Jakarta Barat.
Polisi meringkus pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam, usai insiden tersebut terjadi.
Penganiayaan terjadi pada Sabtu (7/2/2026) pukul 14.20 WIB di sekitar Pos RW 06, Kelurahan Kalianyar. Aksi kekerasan ini viral di media sosial dan langsung menarik perhatian publik.
Kapolsek Tambora AKP Wahyu Hidayat S.T.K., S.I.K. memerintahkan jajarannya menindaklanjuti laporan warga dan menganalisis rekaman video yang beredar. Dari hasil penyelidikan, polisi melacak dan menangkap pelaku berinisial YP (25).
“Kami menangkap pelaku kurang dari 1×24 jam setelah kejadian,” ujar AKP Wahyu saat dikonfirmasi Senin (9/2/2026). Kanit Reskrim AKP Sudrajat Djumantara dan Panit Reskrim Ipda Priyo Purnomo turut menangani perkara ini.
Pukulan pelaku melukai RN di bibir atas dan bawah. Sementara itu, TH yang berusaha melerai justru mengalami luka di batang hidung dan bibir bawah.
Hasil penyelidikan mengungkap, kejadian bermula saat RN dan TH selesai bongkar muat barang dan bersiap kembali ke Jelambar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat TH memundurkan kendaraan, YP tiba-tiba menerobos dengan sepeda motor.
Manuver berbahaya itu memicu adu mulut. YP turun dari motor dan langsung memukul RN. Ketika TH mencoba melerai, YP kembali memukulnya.
Kini, YP mendekam di sel tahanan Polsek Tambora. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 466 KUHP tentang penganiayaan dan mengancamnya dengan hukuman pidana penjara.
Menutup keterangannya, polisi mengimbau masyarakat menjaga emosi di jalan raya dan menyelesaikan persoalan tanpa kekerasan agar konflik tidak berujung pidana. (red)
Editor : Hadwan





















