Transjakarta Perketat Pengawasan dan Sanksi Sopir Mikrotrans Demi Keselamatan Pelanggan

Senin, 18 Agustus 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Armada Mikrotrans sebagai transportasi publik di Jakarta. 
(Posnews/Kominfo)

Armada Mikrotrans sebagai transportasi publik di Jakarta. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menegaskan komitmennya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang dengan memperketat pembinaan serta memberikan sanksi tegas kepada pramudi Mikrotrans yang terbukti ugal-ugalan.

Sistem Pembinaan Berjenjang

Direktur Operasional dan Keselamatan, Daud Joseph, menjelaskan layanan Mikrotrans menghadapi tantangan lebih besar karena beroperasi di jalan kecil yang rawan insiden. “Kami tidak segan memberikan sanksi tegas jika pramudi terbukti membahayakan penumpang atau pengguna jalan lain,” ujarnya, Senin (18/8/2025).

Transjakarta menerapkan sistem pembinaan berjenjang, mulai dari:

  • Pembaruan sertifikat pramudi secara berkala

  • Pelatihan rutin

  • Refreshment perilaku

Pengawasan Teknologi dan Kanal Pengaduan

Setiap armada Mikrotrans telah dilengkapi CCTV untuk memantau kinerja pramudi. Selain itu, masyarakat bisa melaporkan perilaku sopir melalui hotline 1500-102.

“Dengan kombinasi pembinaan, pengawasan teknologi, serta sanksi tegas, Transjakarta berupaya menciptakan layanan Mikrotrans yang lebih aman, tertib, dan nyaman,” tambah Daud.

Peran Mikrotrans bagi Mobilitas Warga

Meski kritik muncul terhadap perilaku sebagian sopir Mikrotrans JakLingko, layanan ini tetap vital sebagai transportasi penghubung di wilayah permukiman dan jalan kecil. “Keberadaan Mikrotrans membantu mobilitas masyarakat yang mengandalkan transportasi publik sehari-hari,” ujarnya.

Baca Juga :  PINTAR BI 2026: Cara Mudah Tukar Uang Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri

Daud menegaskan, keselamatan dan kenyamanan penumpang harus dijaga tanpa kompromi, bahkan pada layanan gratis. “Kolaborasi pramudi, operator, dan pihak berwenang penting agar tercipta sistem yang tertib, profesional, dan berpihak pada masyarakat,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam
Satgas Ungkap KKB Bakusip Diduga Dalang Pembakaran Pesawat PT AMA

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:56 WIB

Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang

Berita Terbaru