Pemerintah Buka Peluang Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza, Palestina

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pers usai ditunjuk sebagai Ketua Satgas Mitigasi PHK untuk memperkuat perlindungan pekerja dan mencegah gelombang pemutusan hubungan kerja.
(Posnews/Setpres)

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keterangan pers usai ditunjuk sebagai Ketua Satgas Mitigasi PHK untuk memperkuat perlindungan pekerja dan mencegah gelombang pemutusan hubungan kerja. (Posnews/Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Indonesia membuka peluang mengirim sekitar 8.000 pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina.

Hal ini sebagai bagian dari komitmen aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dan membantu rakyat Palestina di tengah konflik yang masih berlangsung.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan rencana tersebut kepada awak media di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan pemerintah saat ini masih membahas skema pengiriman pasukan, termasuk jumlah personel yang akan diterjunkan.

Baca Juga :  Suap S$50 di Singapura: Pria Malaysia Didakwa Coba Sogok Polisi Lalu Lintas

“Belum final, masih kami bicarakan. Namun, ada kemungkinan jumlahnya berada di kisaran 8.000 pasukan,” ujar Prasetyo.

Selanjutnya, Prasetyo menjelaskan bahwa pemerintah kini fokus pada penyiapan personel sambil menunggu tercapainya kesepakatan internasional terkait penempatan pasukan perdamaian.

Hingga saat ini, pemerintah belum menentukan lokasi spesifik penugasan pasukan di wilayah Gaza.

“Kami baru mempersiapkan diri. Jika kesepakatan sudah tercapai, Indonesia siap mengirim pasukan perdamaian sebagai bentuk komitmen nyata,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prasetyo menekankan bahwa Indonesia secara konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan dan kehidupan yang damai.

Baca Juga :  Eskalasi Teluk: AS Bombardir Pulau Kharg, Iran Balas Sasar Fasilitas Bisnis Amerika

Selain menyiapkan pasukan perdamaian, Indonesia juga terus mendorong upaya kemanusiaan guna membantu warga sipil di Gaza.

Sebagai bagian dari langkah diplomatik, Indonesia bersama tujuh negara mayoritas Muslim bergabung dalam Board of Peace, sebuah forum internasional yang bertujuan meredam konflik dan menurunkan eskalasi kekerasan di Gaza.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat membantu mengurangi eskalasi konflik dan meringankan penderitaan masyarakat Gaza,” pungkas Prasetyo. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heroik! Damkar Berjibaku 3 Jam Selamatkan Bocah dari Lubang Proyek di Jaksel
8 Tersangka Jaringan Vape Narkotika Diciduk di Bandara Kualanamu, Ada Wanita Hamil
Polisi Ringkus Lima Terduga Pelaku Pembacokan di Tanah Tinggi Johar Baru
Kapal dari Laut Thailand Bawa 325 Kg Sabu, Bareskrim Polri Ringkus Dua Kurir
Kaki Diborgol dan Dirantai, 3 Pemuda di Senen Diduga Disekap Selama Tiga Pekan
Jakarta Bangun Akses Bawah Tanah ke MRT, Hotel-Hotel Ikonik Terintegrasi
Pohon Tumbang Timpa Dua Mobil, Sudin Tamhut Jakarta Utara Sisir Pohon Berisiko
Teriak Minta Tolong, Pemuda Luka Bacok di Bekasi Diduga Jadi Korban Begal

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:11 WIB

Heroik! Damkar Berjibaku 3 Jam Selamatkan Bocah dari Lubang Proyek di Jaksel

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:40 WIB

8 Tersangka Jaringan Vape Narkotika Diciduk di Bandara Kualanamu, Ada Wanita Hamil

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:03 WIB

Polisi Ringkus Lima Terduga Pelaku Pembacokan di Tanah Tinggi Johar Baru

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:26 WIB

Kapal dari Laut Thailand Bawa 325 Kg Sabu, Bareskrim Polri Ringkus Dua Kurir

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:00 WIB

Kaki Diborgol dan Dirantai, 3 Pemuda di Senen Diduga Disekap Selama Tiga Pekan

Berita Terbaru