Cuaca Ekstrem Ancam Jabodetabek, BMKG Prediksi Hujan Lebat 16–17 Februari 2026

Senin, 16 Februari 2026 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Awan gelap menyelimuti langit Jakarta saat BMKG mengeluarkan peringatan hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
(Posnews/Ist)

Ilustrasi, Awan gelap menyelimuti langit Jakarta saat BMKG mengeluarkan peringatan hujan lebat disertai petir dan angin kencang. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Awal pekan ini, warga Jabodetabek diminta tidak lengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengaktifkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Mengacu pada pembaruan prakiraan cuaca, BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat akan mengguyur kawasan Jabodetabek pada 16–17 Februari 2026.

Selain itu, hujan berpotensi disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari.

Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan, banjir, dan gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem tersebut.

Hujan Lebat Berpotensi Disertai Petir dan Angin Kencang

BMKG menegaskan, selain hujan deras, cuaca ekstrem juga berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat.

Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.

Secara umum, suhu udara di wilayah Jabodetabek diperkirakan berada pada kisaran 21–30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 70–98 persen.

Baca Juga :  Ranking FIFA Timnas Indonesia Turun ke Posisi 120 Dunia, Disalip Malaysia

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini mendukung pembentukan awan konvektif tebal yang dapat memicu hujan lebat pada siang hingga malam hari.

Pada Senin (16/2/2026), Jakarta Selatan diperkirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat yang berpotensi memicu genangan di sejumlah titik rawan.

Sementara itu, wilayah lain seperti Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Kepulauan Seribu, Kota Depok, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kota Tangerang Selatan, serta Kabupaten Tangerang berada dalam status waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat.

Selanjutnya, memasuki Selasa (17/2/2026), potensi hujan sedang hingga lebat diprediksi masih merata di hampir seluruh wilayah megapolitan.

Meski intensitas di beberapa daerah bisa bergeser, warga tetap diminta tidak lengah. Adapun wilayah yang masuk kategori waspada meliputi Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor.

Baca Juga :  Perang Emu 1932: Saat Militer Australia Kalah Telak Melawan Pasukan Burung

Waspadai Genangan, Banjir, dan Pohon Tumbang

Akibat potensi hujan sangat lebat, sejumlah wilayah rawan genangan dan banjir perlu meningkatkan kesiapsiagaan. Selain itu, angin kencang juga berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan gangguan jaringan listrik.

Oleh sebab itu, BMKG mengimbau warga untuk:

  • Memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG
  • Menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir
  • Memastikan saluran air di lingkungan tempat tinggal tidak tersumbat
  • Mengatur jadwal perjalanan guna menghindari kemacetan akibat cuaca buruk

Pola Cuaca Awal Pekan Dipengaruhi Dinamika Atmosfer

BMKG menjelaskan bahwa peningkatan potensi hujan di Jabodetabek dipengaruhi oleh dinamika atmosfer regional yang masih aktif.

Kondisi ini memperkuat pertumbuhan awan hujan, terutama pada sore hingga malam hari.

Dengan adanya peringatan dini cuaca ekstrem Jabodetabek 16–17 Februari 2026 ini, masyarakat diharapkan tetap siaga dan tidak mengabaikan potensi risiko yang dapat ditimbulkan oleh hujan lebat dan angin kencang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mantan Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Polri Tegas: Tak Ada Ampun
CCTV Rekam Aksi Sadis OTK Lepaskan Tembakan ke Rumah Suami Anggota DPRD Jateng
Iran Tawarkan Konsesi Uranium demi Pencabutan Sanksi AS
Ledakan Mercon Grobogan! Tiga Bocah Terluka, Rumah dan Mobil Hancur di Toroh
Tragis! Baru 3 Hari Diisi, 10 Ribu Anak Ayam Mati Terpanggang di Boyolali
Truk Trailer Tabrak dan Tindih Sedan di Karawang, 3 Tewas Satu Balita
Pesawat Dragon SpaceX Crew-12 Sukses Merapat di ISS
Cegah Tawuran di Tanjung Priok, Remaja Bawa Celurit Ditangkap Polisi Dini Hari

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 07:26 WIB

Mantan Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Polri Tegas: Tak Ada Ampun

Senin, 16 Februari 2026 - 07:12 WIB

CCTV Rekam Aksi Sadis OTK Lepaskan Tembakan ke Rumah Suami Anggota DPRD Jateng

Senin, 16 Februari 2026 - 07:10 WIB

Iran Tawarkan Konsesi Uranium demi Pencabutan Sanksi AS

Senin, 16 Februari 2026 - 07:01 WIB

Ledakan Mercon Grobogan! Tiga Bocah Terluka, Rumah dan Mobil Hancur di Toroh

Senin, 16 Februari 2026 - 06:46 WIB

Tragis! Baru 3 Hari Diisi, 10 Ribu Anak Ayam Mati Terpanggang di Boyolali

Berita Terbaru

Wajah ganda kekuasaan. Iran melancarkan penangkapan massal terhadap tokoh reformis di dalam negeri sambil menawarkan konsesi nuklir kepada Amerika Serikat di meja perundingan Oman. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Tawarkan Konsesi Uranium demi Pencabutan Sanksi AS

Senin, 16 Feb 2026 - 07:10 WIB