JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Awal pekan ini, warga Jabodetabek diminta tidak lengah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengaktifkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Mengacu pada pembaruan prakiraan cuaca, BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat akan mengguyur kawasan Jabodetabek pada 16–17 Februari 2026.
Selain itu, hujan berpotensi disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari.
Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan, banjir, dan gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem tersebut.
Hujan Lebat Berpotensi Disertai Petir dan Angin Kencang
BMKG menegaskan, selain hujan deras, cuaca ekstrem juga berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat.
Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Secara umum, suhu udara di wilayah Jabodetabek diperkirakan berada pada kisaran 21–30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 70–98 persen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi ini mendukung pembentukan awan konvektif tebal yang dapat memicu hujan lebat pada siang hingga malam hari.
Pada Senin (16/2/2026), Jakarta Selatan diperkirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat yang berpotensi memicu genangan di sejumlah titik rawan.
Sementara itu, wilayah lain seperti Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Kepulauan Seribu, Kota Depok, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kota Tangerang Selatan, serta Kabupaten Tangerang berada dalam status waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat.
Selanjutnya, memasuki Selasa (17/2/2026), potensi hujan sedang hingga lebat diprediksi masih merata di hampir seluruh wilayah megapolitan.
Meski intensitas di beberapa daerah bisa bergeser, warga tetap diminta tidak lengah. Adapun wilayah yang masuk kategori waspada meliputi Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor.
Waspadai Genangan, Banjir, dan Pohon Tumbang
Akibat potensi hujan sangat lebat, sejumlah wilayah rawan genangan dan banjir perlu meningkatkan kesiapsiagaan. Selain itu, angin kencang juga berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan gangguan jaringan listrik.
Oleh sebab itu, BMKG mengimbau warga untuk:
- Memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG
- Menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir
- Memastikan saluran air di lingkungan tempat tinggal tidak tersumbat
- Mengatur jadwal perjalanan guna menghindari kemacetan akibat cuaca buruk
Pola Cuaca Awal Pekan Dipengaruhi Dinamika Atmosfer
BMKG menjelaskan bahwa peningkatan potensi hujan di Jabodetabek dipengaruhi oleh dinamika atmosfer regional yang masih aktif.
Kondisi ini memperkuat pertumbuhan awan hujan, terutama pada sore hingga malam hari.
Dengan adanya peringatan dini cuaca ekstrem Jabodetabek 16–17 Februari 2026 ini, masyarakat diharapkan tetap siaga dan tidak mengabaikan potensi risiko yang dapat ditimbulkan oleh hujan lebat dan angin kencang. (red)
Editor : Hadwan





















