Cucu Mahfud MD Keracunan MBG di Yogyakarta, Satu Dirawat di RS

Rabu, 1 Oktober 2025 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahfud MD mengungkapkan cucunya menjadi korban keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yogyakarta. Dok-Istimewa

Mahfud MD mengungkapkan cucunya menjadi korban keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yogyakarta. Dok-Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Mantan Menko Polhukam sekaligus Cawapres 2024, Mahfud MD, membuat pengakuan mengejutkan.

Dua cucunya ikut menjadi korban keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebuah sekolah di Yogyakarta.

Mahfud menyampaikan pengakuan itu lewat video berjudul “Bereskan Tata Kelola MBG” di kanal YouTube miliknya, Rabu (1/10/2025).

“Cucu saya juga keracunan. Ya, MBG di Jogja,” ujar Mahfud.

Ia menjelaskan, cucu ponakannya bernama Iksan dan beberapa teman sekelasnya mendadak muntah-muntah usai menyantap makan siang MBG.

Baca Juga :  Jorok! Sampah Penuh Belatung Menumpuk di Trotoar Wahid Hasyim, Warga Keluhkan Bau Menyengat

“Satu kelas ada delapan anak langsung muntah-muntah,” jelasnya.

Mahfud menjelaskan, salah satu cucunya dirawat intensif di rumah sakit selama empat hari, sedangkan cucu lainnya hanya muntah sebentar lalu diizinkan pulang. Ia menegaskan, dua cucu itu bersaudara, duduk di kelas berbeda, tetapi bersekolah di tempat yang sama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Enam anak boleh pulang, tapi yang ini sampai dirawat empat hari. Dua cucu itu bersaudara, beda kelas, sekolahnya sama,” papar Mahfud.

Baca Juga :  Gus Yahya Tegas di Musyawarah Kubro NU, Siap Ditabayun - Tunggu Rais Aam

Kritik Tajam untuk Pemerintah

Mahfud juga menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut kasus keracunan MBG hanya 0,0017 persen dari total 30 juta paket makanan.

Menurutnya, nyawa manusia tidak bisa dihitung sekadar angka statistik.

“Ini bukan soal persentase. Jutaan pesawat terbang tiap hari, kecelakaan satu saja orang ribut, padahal kurang dari 0,001 persen. Karena ini soal nyawa dan kesehatan, harus diteliti serius,” tegas Mahfud. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiongkok Sukses Uji Terbang Long March-10
Polisi Tangkap 3 Pemuda Bawa Celurit saat Patroli Dini Hari di Bekasi Timur
Pandji Pragiwaksono Jalani Sidang Adat Toraja, Didenda 1 Babi dan 5 Ayam
Korupsi Ekspor CPO dan POME Kerugian Negara Rp14 Triliun, Kejagung Tetapkan 11 Tersangka
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Potensi Hujan Lebat hingga Angin Kencang
Jelang Ramadan 2026, Pemerintah Rilis Paket Stimulus Ekonomi dengan Diskon Transportasi
Sindikat Pencuri Kabel Grounding SPBU Dibongkar, 7 Pelaku Ditangkap
Pemerintah Buka Peluang Kirim 8.000 Pasukan Perdamaian ke Gaza, Palestina

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:49 WIB

Tiongkok Sukses Uji Terbang Long March-10

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:46 WIB

Polisi Tangkap 3 Pemuda Bawa Celurit saat Patroli Dini Hari di Bekasi Timur

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:31 WIB

Pandji Pragiwaksono Jalani Sidang Adat Toraja, Didenda 1 Babi dan 5 Ayam

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:54 WIB

Korupsi Ekspor CPO dan POME Kerugian Negara Rp14 Triliun, Kejagung Tetapkan 11 Tersangka

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:59 WIB

Jelang Ramadan 2026, Pemerintah Rilis Paket Stimulus Ekonomi dengan Diskon Transportasi

Berita Terbaru


Tonggak sejarah menuju Bulan. Tiongkok berhasil menguji sistem pembatalan darurat wahana Mengzhou dan pemulihan roket Long March-10 di laut untuk pertama kalinya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiongkok Sukses Uji Terbang Long March-10

Rabu, 11 Feb 2026 - 12:49 WIB