Curah Hujan Tinggi, Prabowo Minta Operasi Modifikasi Cuaca Jabodetabek Diperluas

Jumat, 23 Januari 2026 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/BPMI Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Ibu Kota dan sekitarnya, membuat Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penambahan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Langkah ini diambil untuk menekan curah hujan tinggi yang memicu banjir dan genangan di sejumlah titik.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan, dalam dua hari terakhir intensitas hujan meningkat signifikan.

Puncaknya terjadi pada Kamis (22/1/2026), saat hujan deras mengguyur Jakarta dan menyebabkan genangan di berbagai ruas jalan.

“Dalam dua hari ini, terutama hari ini, curah hujan sangat tinggi sehingga menimbulkan genangan di sejumlah wilayah Ibu Kota. Pemerintah menyampaikan keprihatinan sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Baca Juga :  Bareskrim Ungkap Peredaran Gas N2O Whippink Tanpa Izin, Libatkan Gudang di 12 Kota

Sebagai tindak lanjut, pemerintah langsung bergerak cepat. Atas arahan Presiden Prabowo, koordinasi intensif dilakukan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Koordinasi tersebut bertujuan memperkuat dan menambah pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah berharap langkah ini mampu mengurangi tingginya curah hujan dalam beberapa hari ke depan.

“Kami berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta, BNPB, dan BMKG untuk memperkuat atau menambah OMC di Jabodetabek, dengan harapan dapat menekan curah hujan yang tinggi,” jelas Prasetyo.

Baca Juga :  Kurir Dibacok Pakai Mandau di Bekasi Utara, Pelaku Minta Transfer Gagal

Lebih lanjut, Prasetyo mengungkapkan laporan BMKG menunjukkan Jabodetabek saat ini memasuki puncak musim hujan.

Periode tersebut diperkirakan berlangsung hingga akhir Januari 2026 dan berpotensi meningkatkan risiko banjir di kawasan perkotaan.

“BMKG melaporkan puncak curah hujan terjadi hingga akhir Januari. Karena itu, potensi banjir dan genangan masih perlu diwaspadai,” katanya.

Terkait situasi di lapangan, Prasetyo memastikan Presiden Prabowo terus memantau perkembangan banjir.

Selama dua hari terakhir, Prabowo aktif berkomunikasi dengan jajaran terkait untuk memastikan langkah penanganan berjalan optimal.

“Bapak Presiden terus memonitor dan berkomunikasi dengan kami. Seluruh langkah yang diambil saat ini merupakan arahan langsung dari Presiden,” pungkas Prasetyo. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang
BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta dan Kota Besar Indonesia Sabtu 2 Mei 2026
Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:33 WIB

Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:18 WIB

BMKG Prediksi Hujan Guyur Jakarta dan Kota Besar Indonesia Sabtu 2 Mei 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Berita Terbaru

Alun-alun teknologi militer. Ukraina menawarkan kerja sama sistem nirawak dan pengalaman medan tempur kepada Jepang guna memperkuat pertahanan Tokyo di tengah perubahan peta keamanan Asia-Pasifik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ukraina Siap Berbagi Keahlian Drone Tempur dengan Jepang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 06:33 WIB