JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan dana operasional RT dan RW akan dicairkan melalui APBD Perubahan 2025. Pencairan anggaran diproyeksikan mulai Oktober 2025.
Pemprov DKI menetapkan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp91,86 triliun. Rano memastikan dana operasional RT/RW sudah termasuk dalam anggaran tersebut.
“Artinya, distribusi bisa dilakukan Oktober,” ujar Rano, Senin (15/9/2025).
Bang Doel, sapaan akrab Rano, menjelaskan dana operasional naik sekitar 25 persen. Kenaikan dilakukan bertahap, tidak langsung dua kali lipat seperti janji kampanye bersama Gubernur Pramono Anung.
“RT dari Rp2 juta naik jadi Rp2,5 juta, RW dari Rp2,5 juta jadi Rp3 juta lebih,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan sudah menandatangani aturan hukum terkait dana operasional RT/RW. Ia menyebut pengumuman resmi akan dilakukan Oktober 2025.
Pramono menambahkan, RT dan RW merupakan ujung tombak pelayanan publik. Karena itu, pemerintah wajib memperhatikan kebutuhan operasional mereka.
“Sekarang biaya operasional RT Rp2 juta dan RW Rp2,5 juta. Jika dilipatgandakan, biayanya sekitar Rp68 miliar per bulan, dan itu tidak terlalu berat,” kata Pramono. (red)





















