Dana Operasional RT/RW Jakarta Naik 25 Persen, Cair Oktober 2025

Senin, 15 September 2025 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Dok: Kominfo DKI JKT

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Dok: Kominfo DKI JKT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID  Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan dana operasional RT dan RW akan dicairkan melalui APBD Perubahan 2025. Pencairan anggaran diproyeksikan mulai Oktober 2025.

Pemprov DKI menetapkan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp91,86 triliun. Rano memastikan dana operasional RT/RW sudah termasuk dalam anggaran tersebut.

Artinya, distribusi bisa dilakukan Oktober,” ujar Rano, Senin (15/9/2025).

Baca Juga :  Prabowo Saksikan Perdamaian Gaza di Mesir, Trump Restui Hamas Jaga Keamanan Gaza

Bang Doel, sapaan akrab Rano, menjelaskan dana operasional naik sekitar 25 persen. Kenaikan dilakukan bertahap, tidak langsung dua kali lipat seperti janji kampanye bersama Gubernur Pramono Anung.

“RT dari Rp2 juta naik jadi Rp2,5 juta, RW dari Rp2,5 juta jadi Rp3 juta lebih,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan sudah menandatangani aturan hukum terkait dana operasional RT/RW. Ia menyebut pengumuman resmi akan dilakukan Oktober 2025.

Baca Juga :  Operasi Zebra Jaya 2025 Digelar, 11 Pelanggaran Jadi Target Utama - Patroli 24 Jam di Jakarta

Pramono menambahkan, RT dan RW merupakan ujung tombak pelayanan publik. Karena itu, pemerintah wajib memperhatikan kebutuhan operasional mereka.

Sekarang biaya operasional RT Rp2 juta dan RW Rp2,5 juta. Jika dilipatgandakan, biayanya sekitar Rp68 miliar per bulan, dan itu tidak terlalu berat,” kata Pramono. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan
Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang
Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga
Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite
Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang di Lepas Pantai Libya
Visi Pertahanan Keir Starmer: Eropa adalah Raksasa Tidur
Aliansi Pertahanan Udara: Jepang, Inggris, dan Italia Percepat Pengembangan Jet Tempur Generasi Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:36 WIB

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:07 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:55 WIB

Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:31 WIB

Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan

Berita Terbaru

Ilustrasi,
Tragedi di Kordofan. Kelompok paramiliter RSF meluncurkan serangan drone mematikan yang menyasar warga sipil dan bantuan pangan, memperburuk krisis kemanusiaan di tengah ancaman kelaparan massal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:59 WIB