Densus 88 Cokok 4 Jaringan ISIS di Sumatera Barat dan Sumatera Utara

Selasa, 7 Oktober 2025 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Teroris. Dok: Shutterstock

Ilustrasi, Teroris. Dok: Shutterstock

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Densus 88 Antiteror Polri kembali beraksi. Empat orang pendukung ISIS dicokok tampa perlawanan di dua provinsi terpisah, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

Empat terduga teroris itu masing-masing berinisial RW, KM, AY, dan RR. Mereka disebut aktif nyebar propaganda radikal dan ajakan aksi teror lewat media sosial.

Pejabat PPID Densus 88, AKBP Mayndra E. Wardhana, menegaskan, keempatnya merupakan bagian dari kelompok Ansharut Daulah, jaringan yang selama ini dikenal loyal pada ISIS.

“Mereka bikin dan sebar konten provokatif yang menghasut masyarakat agar mendukung Daulah ISIS,” ujar Mayndra, Selasa (7/10/2025).

Densus 88 sudah lama memantau gerak-gerik kelompok ini. Setelah bukti cukup, tim langsung bergerak dan menyergap mereka di dua lokasi berbeda tanpa perlawanan berarti.

Menurut Mayndra, radikalisasi lewat medsos kini makin gila-gilaan. Banyak anak muda yang termakan ajaran sesat gara-gara nonton konten ekstrem di internet.

Baca Juga :  Krisis Kesehatan di Sumatera Barat, 22 Ribu Pengungsi Diserang ISPA dan Demam

“Masyarakat jangan tinggal diam. Kalau lihat akun yang nyebar kebencian dan kekerasan, segera lapor,” tegasnya.

Densus 88 juga meminta warga lebih awas mengawasi keluarga dan lingkungan, terutama anak muda yang sering berselancar di dunia maya.

“Terorisme bukan cuma urusan polisi, tapi tanggung jawab kita semua,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Aksi Pencuri Berubah Maut, IRT di Lampung Selatan Ditusuk Saat Tidur Bersama Anak
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang
Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang
Satpam Curi 1.700 Ompreng MBG untuk Beli Sabu
Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:56 WIB

Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:38 WIB

Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:12 WIB

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB