BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, bertukar ucapan selamat dengan Menteri Luar Negeri Nigeria, Yusuf Maitama Tuggar, pada Selasa. Momentum ini menandai peringatan 55 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua negara besar tersebut.
Dalam pesannya, Wang Yi menegaskan bahwa persahabatan China dan Nigeria tetap kokoh meski situasi internasional terus berubah. Ia menyebut hubungan kedua negara telah melampaui batas geografis “gunung dan lautan” serta berakar kuat di hati kedua rakyat. Sejak penetapan kemitraan strategis komprehensif pada tahun 2024, kepercayaan politik antara Beijing dan Abuja semakin mendalam.
Sinergi Agenda Pembangunan dan FOCAC
Wang Yi menyatakan kesiapannya untuk memperkuat pertukaran antar-kementerian luar negeri melalui mekanisme Komite Antarpemerintah China-Nigeria. Selain itu, ia melihat implementasi konsensus para kepala negara dan hasil KTT Forum Kerja Sama China-Afrika (FOCAC) di Beijing sebagai peluang emas.
“Kami ingin membawa kemitraan strategis komprehensif ini ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Wang Yi. Ia menekankan bahwa kerja sama di berbagai bidang telah membuahkan hasil nyata bagi pembangunan regional. Oleh karena itu, koordinasi dalam urusan internasional dan regional tetap menjadi prioritas utama diplomatik Tiongkok di Afrika.
Dukungan Nigeria terhadap Agenda “Renewed Hope”
Di sisi lain, Menlu Yusuf Maitama Tuggar menegaskan bahwa Nigeria menganggap China sebagai mitra strategis yang sangat penting. Hubungan yang saling menguntungkan ini terus berkembang melalui eksplorasi area kerja sama baru yang sesuai dengan tujuan kebijakan luar negeri kedua negara.
Tuggar menjelaskan bahwa kemitraan ini sangat selaras dengan agenda “Renewed Hope” milik Presiden Nigeria, Bola Tinubu. Agenda tersebut bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur nasional. “Hal ini membuktikan komitmen teguh kedua negara untuk mencapai hasil yang bermanfaat bagi rakyat masing-masing,” tambah Tuggar.
Menatap Masa Depan Kemitraan
Pemerintah Nigeria berkomitmen untuk terus memajukan pertukaran bilateral secara aktif. Tuggar berharap kolaborasi yang ada dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan nyata bagi masyarakat di kedua negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, China tetap menjadi investor utama dalam proyek-proyek infrastruktur di Nigeria, mulai dari jalur kereta api hingga pembangunan pelabuhan. Dengan semangat kemitraan 55 tahun ini, kedua negara optimis dapat menghadapi tantangan global bersama-sama. Pada akhirnya, sinergi antara raksasa ekonomi Asia dan pemimpin ekonomi Afrika ini akan menjadi pilar stabilitas di belahan bumi selatan.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia





















