JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Banjir kembali merendam kawasan Pondok Karya, Mampang, Jakarta Selatan, setelah hujan deras mengguyur DKI Jakarta sejak Kamis (19/2/2026) pukul 00.00 WIB.
Selain itu, kiriman air dari Katulampa, Bogor, Jawa Barat, turut memperparah genangan di sejumlah titik.
Ketinggian air di wilayah terdampak bervariasi antara 20 sentimeter hingga 70 sentimeter. Merespons cepat kondisi tersebut, Tim SAR Pondok Karya Mampang Jakarta Selatan langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi warga.
Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya dipimpin Katim SAR Aipda Hartanto dengan kekuatan 15 personel. Sementara itu, pengendalian operasi dipimpin AKP Hamdannallah selaku Kasi Binmas Ditpolairud Polda Metro Jaya.
Evakuasi Lansia, Anak-Anak, dan Warga Sakit
Sejak pagi, tim bergerak menyisir rumah-rumah warga yang terendam. Petugas memprioritaskan evakuasi perempuan, anak-anak, lansia, serta warga yang sakit ke lokasi yang lebih aman.
Selain itu, tim membantu warga mengamankan barang berharga, termasuk sepeda motor, agar tidak terendam banjir lebih dalam. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi jika debit air kembali meningkat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya fokus pada evakuasi, personel SAR juga membantu warga yang hendak berangkat kerja serta masyarakat yang akan menunaikan ibadah Salat Jumat agar dapat melintas dengan aman.
Hujan Intensitas Ringan hingga Sedang Picu Genangan
Banjir di Pondok Karya dipicu hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang turun merata di wilayah DKI Jakarta sejak dini hari. Di sisi lain, peningkatan debit air dari Katulampa mempercepat kenaikan muka air di sejumlah kawasan rawan genangan Jakarta Selatan.
Dirpolairud Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mustofa, memastikan jajarannya tetap siaga penuh di lokasi terdampak.
“Kami hadir untuk memastikan keselamatan warga. Personel terus bersiaga dan siap melakukan evakuasi tambahan apabila debit air meningkat,” tegas Mustofa.
Hingga kini, petugas masih melakukan pemantauan dan pendataan warga terdampak. Masyarakat diimbau tetap waspada, mematikan aliran listrik saat air naik, serta segera melapor kepada petugas apabila membutuhkan bantuan evakuasi darurat. (red)
Editor : Hadwan





















