Dua Debt Collector Penusuk Advokat di Tangsel Masih Buron, Polda Metro Kejar DPO

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Posnews/PMJ)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Posnews/PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya masih memburu dua debt collector yang masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus penusukan terhadap seorang advokat di Perumahan Palem Semi, kawasan Kelapa Dua, Tangerang Selatan.

Polisi memastikan perburuan terus berlangsung dan tak akan berhenti sebelum keduanya tertangkap.

Dua buronan itu berinisial SS dan HK alias H. Keduanya diduga terlibat langsung dalam aksi kekerasan yang viral di media sosial tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan tim masih melacak keberadaan para pelaku.

“Keberadaan kedua DPO masih dalam proses pencarian,” ujar Budi, Minggu (1/3/2026).

Satu Pelaku Ditangkap di Semarang

Sebelumnya, tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap satu terduga pelaku berinisial JBI. Polisi meringkus JBI di Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (24/2/2026) malam.

Baca Juga :  LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai Tembus 72 Persen, Rampung Tahun Depan

Saat ini, JBI menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Metro Jaya untuk mendalami peran masing-masing pelaku dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terduga pelaku sudah kami amankan dan masih kami periksa lebih lanjut,” tegas Budi.

Kasus ini mencuat setelah video penusukan viral di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan sekelompok pria yang diduga debt collector terlibat cekcok dengan korban di gerbang Perumahan Cluster Livera, Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua.

Tak lama kemudian, insiden penusukan terjadi. Setelah itu, para pelaku kabur menggunakan mobil bernomor polisi B 2540 JUN.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menegaskan kejadian bermula dari dugaan penarikan kendaraan oleh debt collector yang berujung kekerasan.

Baca Juga :  Kematian Selebgram Lula Lahfah Didalami, Polisi Periksa Sopir dan Asisten Pribadi

Polisi Tegas: Penagihan Tak Boleh Disertai Kekerasan

Polda Metro Jaya menegaskan penagihan utang wajib mengikuti mekanisme hukum yang sah. Aparat tidak akan mentolerir intimidasi, apalagi aksi kekerasan yang meresahkan masyarakat.

“Kami merespons cepat setiap kejadian yang menimbulkan keresahan. Penagihan tidak boleh dilakukan di luar mekanisme yang sah, terlebih disertai kekerasan. Setiap pelanggaran akan kami tindak tegas sesuai hukum,” tandas Budi.

Polisi kini terus memburu SS dan HK. Selain itu, penyidik juga mendalami kemungkinan pelanggaran pidana lain, termasuk pasal penganiayaan berat dan kepemilikan senjata tajam.

Masyarakat yang mengetahui keberadaan kedua DPO diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rusia Bersedia Terima Usulan Jaminan Keamanan dari Amerika Serikat
Pemuda Tewas Leher Nyaris Putus di Kebun Kopi Lampung Barat, Pelaku Diciduk di Sumsel
Konflik Timur Tengah Memanas, Maskapai Dunia Batalkan Penerbangan Internasional
Kejatuhan El Mencho: Mengapa Kematian Gembong Meksiko Belum Melumpuhkan Jaringan Kartel di AS?
Kontrakan Prostitusi Online di Bogor Digerebek, 9 Orang Diamankan Polisi
KPK Ingatkan Gratifikasi Parsel Lebaran 2026, ASN Wajib Lapor via GOL
Konflik Iran-Israel Lumpuhkan Penerbangan Global di Timur Tengah
Langit Kabul Membara: Pasukan Taliban Balas Serangan Udara Militer Pakistan

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:17 WIB

Rusia Bersedia Terima Usulan Jaminan Keamanan dari Amerika Serikat

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:01 WIB

Pemuda Tewas Leher Nyaris Putus di Kebun Kopi Lampung Barat, Pelaku Diciduk di Sumsel

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:46 WIB

Konflik Timur Tengah Memanas, Maskapai Dunia Batalkan Penerbangan Internasional

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:12 WIB

Kejatuhan El Mencho: Mengapa Kematian Gembong Meksiko Belum Melumpuhkan Jaringan Kartel di AS?

Minggu, 1 Maret 2026 - 17:56 WIB

Kontrakan Prostitusi Online di Bogor Digerebek, 9 Orang Diamankan Polisi

Berita Terbaru

Kemajuan di meja perundingan. Kepala staf Presiden Zelenskyy mengungkapkan bahwa Moskow bersedia menerima jaminan keamanan AS bagi Ukraina, meskipun pertemuan tingkat tinggi antar-presiden masih menemui jalan buntu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rusia Bersedia Terima Usulan Jaminan Keamanan dari Amerika Serikat

Minggu, 1 Mar 2026 - 19:17 WIB