Motor Mogok Massal Usai Isi BBM di SPBU Juanda Bekasi, Tangki BBM Kemasukan Air

Minggu, 1 Maret 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Isi Bensin Malah Mogok, SPBU Juanda Bekasi Kuras Tangki dan Minta Maaf. (Posnews/Instagram)

Isi Bensin Malah Mogok, SPBU Juanda Bekasi Kuras Tangki dan Minta Maaf. (Posnews/Instagram)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Kepanikan pecah di SPBU Juanda, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Minggu (1/3/2026). Sejumlah pengendara motor mendadak emosi setelah kendaraan mereka mogok massal tak lama usai mengisi BBM.

Mesin brebet, lalu mati total hanya beberapa meter keluar dari area pom bensin. Mereka menduga bensin yang dibeli telah tercampur air.

Peristiwa ini langsung viral setelah akun Threads @pujiestia_mengunggah pengalamannya. Awalnya ia mengira motornya rusak biasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, situasi berubah ketika ia melihat banyak pengendara lain mengalami hal serupa di titik yang sama.

Sejak itu, dugaan BBM bermasalah pun mencuat dan ramai diperbincangkan warganet.

“Beli bensin isi air di Pertamina Bulak Kapal Bekasi. Keluar dari pom, motor mogok. Kirain rusak, ternyata banyak motor mogok di sekitar pom. Langsung balik bergerombol. Katanya kejadian begini bukan cuma sekali,” tulisnya.

Baca Juga :  Heboh di Tambora! Lansia 65 Tahun Ditangkap Polisi, Modusnya Pura-Pura Tertabrak Mobil

Unggahan itu langsung ramai dan memicu keluhan serupa dari warganet lain. Beberapa pengendara bahkan mengaku harus mendorong motor mereka kembali ke SPBU.

Pengelola Akui BBM Tercampur Air

Menanggapi polemik tersebut, Pengawas SPBU Juanda, Ragil Pambudi, membenarkan adanya insiden BBM tercampur air di tangki penyimpanan.

“Benar adanya. Kami mohon maaf kepada konsumen. Memang ada kendala campur air,” ujar Ragil.

Namun demikian, pihak SPBU langsung mengambil langkah cepat. Petugas menguras seluruh tangki BBM yang diduga terkontaminasi, lalu mengisinya kembali dengan Pertamax hingga penuh untuk memastikan tidak ada sisa air.

Baca Juga :  ABG 14 Tahun Asal Bogor Dibawa Kabur, Dijual ke Pria Hidung Belang di Jakarta dan Bogor

“Kami langsung kuras. Setelah dipastikan bersih, kami isi Pertamax full. Kalau motor tetap bermasalah, kami arahkan ke bengkel depan,” tegasnya.

Investigasi Penyebab Kebocoran

Selain itu, pengelola SPBU kini melakukan investigasi internal guna mengungkap penyebab pasti tercampurnya air dalam tangki BBM.

Dugaan sementara mengarah pada faktor cuaca ekstrem atau kebocoran sistem penyimpanan, namun pihak SPBU belum merinci hasil temuan awal.

Insiden ini menjadi perhatian serius warga Bekasi, terutama pengguna kendaraan roda dua yang khawatir kejadian serupa terulang.

Mereka meminta pengawasan distribusi dan kualitas BBM diperketat agar tidak merugikan konsumen.

Sementara itu, konsumen yang merasa dirugikan diminta melapor langsung ke pihak SPBU dengan membawa bukti pembelian untuk proses penanganan lebih lanjut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Silmy Karim Diduga Terima Rp100 Juta per Minggu, KPK Bongkar Kode ‘Malaikat’
Dipecat dari Polri, Bripka Dedy Kini Jalani Pemeriksaan Kasus Narkoba di Bareskrim
Noel Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara, Terbukti Korupsi Sertifikasi K3
Gagal Amankan Kursi DK PBB: Sikap Jerman Terhadap Ukraina dan Israel
Donald Trump Teken Aturan Pecat 8.000 Pegawai Negeri
Selain Motor Listrik, Kejagung Temukan Mark Up Sepatu – Tablet dan TV Program MBG
Kurir Sabu 510 Gram Ditangkap di Pasar Rebo, Polisi Kejar Bandar dan Penerima
Pesawat Militer AS Tetap Pasok Peralatan Karantina Ebola

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:13 WIB

Silmy Karim Diduga Terima Rp100 Juta per Minggu, KPK Bongkar Kode ‘Malaikat’

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:43 WIB

Dipecat dari Polri, Bripka Dedy Kini Jalani Pemeriksaan Kasus Narkoba di Bareskrim

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:07 WIB

Noel Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara, Terbukti Korupsi Sertifikasi K3

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:06 WIB

Gagal Amankan Kursi DK PBB: Sikap Jerman Terhadap Ukraina dan Israel

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:03 WIB

Donald Trump Teken Aturan Pecat 8.000 Pegawai Negeri

Berita Terbaru

Penertiban birokrasi federal. Presiden Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk mempermudah pemecatan 8.000 pegawai federal senior bergaji tinggi demi efisiensi kerja. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Teken Aturan Pecat 8.000 Pegawai Negeri

Kamis, 4 Jun 2026 - 15:03 WIB