Dua Pencuri Rp1 Miliar di Pangkalan Bun Tertangkap Setelah Kelaparan di Hutan Lamandau

Sabtu, 6 September 2025 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Lamandau mengamankan dua pelaku pencurian Rp1 miliar yang kabur ke hutan dan tertangkap setelah kelaparan. Foto, Dok-Istimewa

Polisi Lamandau mengamankan dua pelaku pencurian Rp1 miliar yang kabur ke hutan dan tertangkap setelah kelaparan. Foto, Dok-Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi menangkap dua pria yang mencuri uang Rp1 miliar di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Kedua pelaku sempat kabur ke dalam hutan di Lamandau, Kalimantan Barat, sebelum akhirnya menyerah karena kelaparan.

Kapolres Lamandau, AKBP Joko Handono, menjelaskan pihaknya mengamankan para pelaku berikut barang bukti uang tunai pecahan Rp100 ribu. “Kasus ini sempat viral di media sosial karena kerugian mencapai Rp1 miliar,” ujarnya dalam unggahan di akun Instagram resmi @polres_lamandau, Sabtu (6/9/2025).

Baca Juga :  Rahasia Panjang Umur Karier LeBron James dan CR7

Pencurian terjadi pada Senin (11/8/2025) di Pangkalan Bun. Usai beraksi, kedua pelaku melarikan diri ke hutan untuk menghindari kejaran polisi. Namun, setelah hampir tiga minggu bertahan dengan makanan seadanya, mereka keluar dari persembunyian.

“Selama di hutan, mereka hanya makan pisang dan singkong milik warga. Saat mencari tambahan makanan di kebun dan perkampungan, keduanya akhirnya terdeteksi,” kata Joko.

Baca Juga :  BPBD DKI Jakarta Naikkan Status Pintu Air Pasar Ikan ke Siaga 2, Warga Penjaringan Waspada

Kepolisian berterima kasih kepada masyarakat yang membantu memberikan informasi terkait keberadaan kedua pelaku. “Kami mengapresiasi warga yang sigap melaporkan orang mencurigakan yang bukan penduduk asli desa,” tambahnya.

Kini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Polres Kotawaringin Barat untuk diproses hukum lebih lanjut. Polisi memastikan penyidikan terus berjalan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain dalam kasus pencurian tersebut. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan
Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang
Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga
Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite
Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang di Lepas Pantai Libya
Visi Pertahanan Keir Starmer: Eropa adalah Raksasa Tidur
Aliansi Pertahanan Udara: Jepang, Inggris, dan Italia Percepat Pengembangan Jet Tempur Generasi Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:36 WIB

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:07 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:55 WIB

Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:31 WIB

Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan

Berita Terbaru

Ilustrasi,
Tragedi di Kordofan. Kelompok paramiliter RSF meluncurkan serangan drone mematikan yang menyasar warga sipil dan bantuan pangan, memperburuk krisis kemanusiaan di tengah ancaman kelaparan massal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:59 WIB