Es Kue Jadul Diduga Berbahan Spons, Gegerkan Warga Kemayoran – Polisi Turun Tangan

Minggu, 25 Januari 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, es hunkue viral di Kemayoran. (Posnews/Net)

Ilustrasi, es hunkue viral di Kemayoran. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Video temuan es kue jadul diduga berbahan spons di Kemayoran, Jakarta Pusat, viral di media social (Medsos).

Polisi langsung bergerak menyelidiki dugaan peredaran jajanan berbahaya yang tidak layak konsumsi.

Dalam video tersebut, seorang pria menunjukkan es kue jadul yang diduga terbuat dari spons. Untuk membuktikan, ia membakar es itu di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasilnya bikin kaget. Es kue jadul tersebut justru meleleh saat dibakar. Pria dalam video itu pun langsung mengingatkan para orang tua agar lebih waspada membeli jajanan anak.

Baca Juga :  KPK Siap Hadiri Sidang Praperadilan Yaqut soal Korupsi Kuota Haji di PN Jaksel

Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiansyah membenarkan adanya temuan tersebut. Polisi memastikan kasus ini masih dalam proses penyelidikan.

“Betul. Masih dilakukan penyelidikan oleh unit Reskrim,” kata Agung.

Kasus ini bermula dari laporan warga melalui call center 110 pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Laporan menyebut adanya dugaan penjualan makanan berbahaya.

Menindaklanjuti laporan itu, piket Reskrim Polsek Kemayoran langsung mendatangi TKP. Polisi melakukan pengecekan awal serta mengamankan pihak terkait.

Baca Juga :  Cinta Ditolak, Nyawa Melayang - Pria di Sleman Bunuh Kekasih Sendiri

“Petugas mendatangi TKP, menyelidiki laporan, dan mengarahkan korban membuat laporan resmi di Polsek Kemayoran,” ujar Agung.

Polisi juga mengambil sampel es kue jadul tersebut. Sampel rencananya akan diuji di Puslabfor Mabes Polri.

“Masih dugaan. Sampel akan diuji untuk memastikan kandungannya,” tegas Agung.

Polisi mengimbau warga, terutama orang tua, agar lebih selektif membeli jajanan demi melindungi anak dari makanan berbahaya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September
Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga
Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 05:52 WIB

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Sabtu, 12 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang

Jumat, 11 September 2026 - 15:35 WIB

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Berita Terbaru