Gubernur DIY Ungkap Penyebab Makanan MBG Cepat Basi Hingga Picu Keracunan

Jumat, 26 September 2025 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DIY Sri Sultan HB X beri solusi cegah makanan basi saat masak massal. Dok: Humas Pemprov

Gubernur DIY Sri Sultan HB X beri solusi cegah makanan basi saat masak massal. Dok: Humas Pemprov

YOGYAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyoroti persoalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kerap basi hingga memicu kasus keracunan di berbagai daerah.

Sultan menegaskan, persoalan itu bukan hal rumit jika pengelolaan dapur dilakukan dengan benar.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menghadiri Gerakan Pangan Murah yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY, Jumat (26/9/2025).

Dalam pidatonya, Sultan mencontohkan pengalamannya mengelola dapur umum untuk korban erupsi Merapi tahun 2010.

Baca Juga :  Surakarta Berduka: Sri Susuhunan Pakubuwono XIII Mangkat, Ini Rute Prosesi Pemakaman ke Imogiri

“Sebetulnya tidak rumit. Kenapa bisa keracunan? Tidak perlu pakai orang kimia segala. Kalau masak jam 02.30 dini hari, lalu dimakan jam 08.00, itu sudah pasti basi. Air kuahnya saja kalau disendok sudah mulur, itu tandanya basi,” tegas Sultan.

Sultan mengaku kerap memasak sendiri di rumah sehingga paham bahan mana yang cepat rusak. Ia menilai manajemen waktu dalam memasak massal menjadi kunci agar makanan aman dikonsumsi.

“Kalau masak sayur, jangan jam 02.30. Masaklah menjelang pagi, agar bisa langsung disantap pukul 08.00 atau 10.00. Sementara lauk pauk seperti gorengan bisa diprioritaskan lebih dulu,” tambahnya.

Baca Juga :  Cucu Mahfud MD Keracunan MBG di Yogyakarta, Satu Dirawat di RS

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan Sultan ini muncul di tengah sorotan publik terhadap kasus keracunan massal akibat MBG di sejumlah daerah, termasuk Jambi, Sumatera Barat, dan Jawa Timur.

Hingga kini, Bareskrim Polri bersama polda jajaran masih melakukan investigasi menyeluruh terkait keamanan pangan dalam program tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP
Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal
Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran
Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari
Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran
Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah
Diskotek di Denpasar Jadi Sarang Ekstasi, Bareskrim Polri Amankan Ratusan Pil XTC
Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:30 WIB

Sadis! Perampok Pukuli Lansia di Cileungsi hingga Tuli, Ternyata Sudah Beraksi di 50 TKP

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:13 WIB

Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:57 WIB

Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:59 WIB

Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari

Senin, 16 Maret 2026 - 22:02 WIB

Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran

Berita Terbaru