Gubernur DKI Dukung DPRD Sikat Parkir Ilegal, Semua Wajib Cashless

Jumat, 3 Oktober 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI Jakarta yang kembali menyegel sejumlah lokasi parkir ilegal di Ibu Kota.

Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta sudah terlalu lama membiarkan persoalan parkir liar sehingga kini harus segera menuntaskannya.

Karena itu, ia menyatakan dukungan penuh pada aksi DPRD yang bergerak cepat menyelesaikan persoalan mendesak tersebut.

Semua Parkir Pemda Wajib Cashless

Lebih lanjut, Pramono menekankan bahwa Pemprov DKI Jakarta wajib mengelola seluruh lokasi parkir dengan sistem pembayaran non-tunai atau cashless. Ia melarang keras adanya transaksi manual yang berpotensi menimbulkan kebocoran pendapatan.

Baca Juga :  Pramono Anung Gratiskan TransJakarta, MRT, dan LRT Jelang Tahun Baru 2026

Pramono memastikan akan mendorong seluruh perparkiran yang dikelola Pemda beralih ke sistem cashless tanpa lagi membuka ruang untuk transaksi manual.

“Saya akan mendorong semua perparkiran yang dikelola Pemda itu harus cashless. Enggak boleh lagi ada transaksi manual,” tegas Pramono, Kamis (2/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan penerapan sistem transparan, lanjut Pramono, seluruh pendapatan parkir otomatis masuk ke kas daerah tanpa kebocoran.

“Kalau parkirnya transparan dan cashless, pasti semua masuk ke Balai Kota. Itulah target utama saya ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Meski Dana Transfer Pusat Dipotong, KJP dan KJMU di Jakarta Tetap Berlanjut

Prioritas Perbaikan Jakarta

Selain parkir, Pramono menegaskan Pemprov DKI juga memprioritaskan pembenahan sektor transportasi dan pendidikan. Program unggulan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), serta pemutihan ijazah tetap berjalan bersamaan dengan pembenahan tata kota.

Pramono menambahkan bahwa setelah membenahi transportasi dan pendidikan, ia akan mengarahkan fokus perbaikan ke persoalan lapangan.

“Berikutnya saya akan konsentrasi menyelesaikan persoalan parkir, sampah sembarangan, hingga saluran air yang tidak tertata rapi. Semua itu akan kami lakukan perbaikan,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026
KKB Papua Bunuh 10 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang, Korban Diduga Bertambah
Model Cantik Ansy Jan De Vries Ngaku Dibegal, Ternyata Luka Bisul Pecah
Kemendag Kawal Ekspor 360 Ribu Porsi Makanan Siap Saji untuk Jamaah Haji di Arab Saudi
Lewis Hamilton Tepis Rumor Pensiun: Tegaskan Tetap Bersaing di F1
Trump Ancam Intervensi Militer Setelah Dakwa Raul Castro
Pura-pura Jadi Penumpang, Begal di Bogor Malah Babak Belur
Trump Tolak Proposal Iran Saat Harga Minyak Dunia Melonjak

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:50 WIB

Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:42 WIB

KKB Papua Bunuh 10 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang, Korban Diduga Bertambah

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:15 WIB

Model Cantik Ansy Jan De Vries Ngaku Dibegal, Ternyata Luka Bisul Pecah

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:53 WIB

Kemendag Kawal Ekspor 360 Ribu Porsi Makanan Siap Saji untuk Jamaah Haji di Arab Saudi

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:45 WIB

Lewis Hamilton Tepis Rumor Pensiun: Tegaskan Tetap Bersaing di F1

Berita Terbaru

Melawan degradasi fisik. Novak Djokovic menginjak usia 39 tahun dengan tantangan berat di Prancis Terbuka, namun sang legenda tetap menolak untuk mundur di tengah dominasi para rival muda yang lebih bugar. Dok: Istimewa.

SPORT

Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:50 WIB