Harga Beras Tetap Stabil! Polri dan Bulog Bagikan Pangan Murah ke Seluruh Indonesia

Kamis, 14 Agustus 2025 - 16:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Dirut Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani meninjau distribusi Gerakan Pangan Murah di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/8/2025). (Dok-Polri)

Kapolri Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Dirut Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani meninjau distribusi Gerakan Pangan Murah di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/8/2025). (Dok-Polri)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Perum Bulog resmi meluncurkan Gerakan Pangan Murah secara serentak di seluruh Indonesia. Kick-off kegiatan ini dipusatkan di Perum Bulog Kanwil DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/8/2025).

Acara dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., Kepala Badan Pangan Nasional H. Arief Prasetyo Adi, S.T., M.T., Ph.D. (h.c.), serta Direktur Utama Perum Bulog Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Kapolri Tegaskan Harga Pangan Tetap Terjangkau

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan, gerakan ini digelar untuk menstabilkan harga pangan, khususnya beras, agar tetap terjangkau masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan kick-off Gerakan Pangan Murah secara serentak. Hingga 13 Agustus, sudah disalurkan 5.706 ton beras SPHP di 4.705 titik. Khusus hari ini, kami menyalurkan 2.424 ton di 1.552 titik dengan penerima manfaat hampir 485 ribu orang,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa harga beras, gula, dan minyak dalam program ini sesuai standar Bulog dan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Kami mendorong penyaluran beras SPHP sebanyak 1,3 juta ton agar segera terealisasi sesuai arahan Presiden, dan kami akan mengevaluasi setiap minggu untuk memastikan program berjalan optimal,” tegasnya.

Mendagri Soroti Peran Strategis Program Pangan Murah

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menekankan pentingnya gerakan ini dalam menjaga stabilitas inflasi nasional.

“Target inflasi kita berada di kisaran 1,5 sampai 3,5 persen. Pada Juli kemarin inflasi tercatat 2,37 persen, sesuai target. Namun beras adalah komoditas utama yang harus dijaga. Beberapa wilayah di timur bahkan harganya sempat di atas HET, yakni Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram,” ungkap Mendagri.

Ia mengapresiasi sinergi Polri, Bulog, TNI, dan pemerintah daerah yang membuat distribusi lebih cepat dan merata.

“Dari 237 kabupaten/kota yang sebelumnya mengalami kenaikan harga beras, kini harga sudah turun menjadi sekitar Rp11.000 per kilogram. Polri dengan jaringannya hingga daerah sangat membantu stabilisasi ini,” jelas Tito.

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi, memastikan gerakan ini sesuai arahan Presiden.

“Bantuan pangan sudah 90 persen tersalurkan untuk 18,27 juta Keluarga Penerima Manfaat. Selanjutnya Gerakan Pangan Murah SPHP sebanyak 1,3 juta ton akan terus berjalan hingga Desember,” kata Arief.

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 93, 2 Tewas dan 4 Luka Berat

Ia menambahkan, masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok lain dengan harga terjangkau, seperti minyak goreng Rp15.000 per liter dan tepung Rp10.000 per kilogram.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan kesiapan Bulog dalam mendukung program nasional.

“Saat ini Bulog memiliki stok 4,2 juta ton beras. Sebanyak 1,3 juta ton dialokasikan untuk SPHP, dan 0,3 juta ton untuk bantuan pangan. Kami bersinergi dengan Polri, TNI, serta pemerintah daerah agar harga di lapangan bisa ditekan,” jelasnya.

Dirut Bulog menekankan bahwa soliditas seluruh pihak penting dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan.

Gerakan Pangan Murah Targetkan Distribusi Nasional

Gerakan Pangan Murah akan berlangsung hingga 16 Agustus 2025 dengan target distribusi beras, minyak, gula, dan kebutuhan pokok lain ke seluruh wilayah Indonesia dengan harga terjangkau.

Langkah ini menjadi bukti nyata sinergi Polri, Bulog, TNI, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meringankan beban masyarakat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal
Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran
Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari
Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran
Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah
Diskotek di Denpasar Jadi Sarang Ekstasi, Bareskrim Polri Amankan Ratusan Pil XTC
Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional
BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Jawa Barat Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:13 WIB

Mudik Lebaran 2026 Lebih Mudah, ASDP Hapus Batas Jarak Pembelian Tiket Kapal

Selasa, 17 Maret 2026 - 04:57 WIB

Polisi Sita 14 Ton Daging Domba Kedaluwarsa Impor Australia yang Siap Dijual Saat Lebaran

Selasa, 17 Maret 2026 - 03:59 WIB

Cuaca Indonesia Selasa 17 Maret 2026: Jabodetabek Berawan, Hujan Mengintai Sore Hari

Senin, 16 Maret 2026 - 22:02 WIB

Jakarta Gelar Car Free Night dan Pawai Obor Raksasa Saat Malam Takbiran

Senin, 16 Maret 2026 - 21:47 WIB

Polisi Sita 86 CCTV Kasus Aktivis KontraS Andrie Yunus, Ribuan Rekaman Dibedah

Berita Terbaru