JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Himpunan Nelayan Purseseine Nusantara (HNPN) dan Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) Muara Baru bergerak cepat menyalurkan bantuan untuk korban Bencana Sumatera.
Gerakan kemanusiaan ini berkolaborasi langsung dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Sabtu (6/12/2025).
Sebanyak 32–35 ton bantuan berupa mi instan, beras, air mineral, biskuit, dan kebutuhan darurat lainnya diangkut menggunakan kapal KKP PSDKP ORCA 05.
Kapal tersebut diberangkatkan dari Pelabuhan Samudera Perikanan Nizam Zachman, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.
Menteri KKP Turun Langsung Pantau Pengiriman
Saat proses loading, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono hadir langsung di lokasi bersama Dirjen PSDKP Pung Nugroho Saksono (Ipung), Ketua HNPN sekaligus Sekjen SNI James Then, serta para instansi dan donatur yang terlibat dalam operasi kemanusiaan ini.
Menteri Sakti Trenggono menegaskan bahwa KKP menggerakkan armada laut dan udara untuk menembus daerah terdampak yang terisolasi. Ia menyebut bantuan ini berasal dari banyak pihak, mulai dari KKP, Kementerian Pariwisata, pelaku usaha perikanan, nelayan, hingga influencer.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Armada laut dan udara sudah kami kerahkan untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses dan terputus komunikasi. UPT-UPT pelabuhan di setiap provinsi juga kami gerakkan,” ujar Sakti Trenggono.
Trenggono juga menambahkan bahwa dapur umum besar telah dibuka di Sibolga, Lhokseumawe, dan Langsa untuk mendukung penanganan korban.
HNPN–SNI: Gerak Cepat Bantu Korban Sumatera
Ketua HNPN sekaligus Sekjen SNI, James Then, menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud kepedulian nelayan Muara Baru terhadap saudara di Sumatera.
“Kami galang bantuan secara mandiri, mulai dari kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, hingga perlengkapan tanggap darurat. Ini bentuk solidaritas kami untuk korban Bencana Sumatera,” jelas James Then.
Ia menambahkan bahwa seluruh bantuan langsung disalurkan melalui kolaborasi dengan PSDKP KKP agar tepat sasaran.
“Kolaborasi ini memastikan bantuan tepat diterima mereka yang membutuhkan,” tegasnya.
Kapal KP ORCA 05 yang membawa seluruh bantuan tersebut kini dalam perjalanan menuju Sumatera dengan estimasi pelayaran 2–3 hari.
Operasi kemanusiaan ini menunjukkan sinergi pemerintah, nelayan, dan pelaku usaha perikanan dalam membantu korban bencana di Sumatera. (MR)





















