Jadi Justice Collaborator, Sony Sonjaya Janji Beberkan Aktor Besar Kasus SPPG

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya saat menjalani proses hukum terkait dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kejaksaan Agung, Jakarta.
(Posnews/Ist)

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Sony Sonjaya saat menjalani proses hukum terkait dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kejaksaan Agung, Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya menyatakan siap menjadi Justice Collaborator (JC) dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tengah diusut Kejaksaan Agung (Kejagung).

Langkah itu diambil untuk membantu penyidik mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam perkara Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan tersebut disampaikan usai Sony menjalani pemeriksaan di Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Kamis (4/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kuasa hukum Sony, Krisna Murti, mengatakan kliennya telah menyampaikan komitmen menjadi JC dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Baca Juga :  Gus Yaqut Jalani Sidang Perdana Dugaan Korupsi Kuota Haji di PN Jakarta Pusat

Menurut dia, langkah itu sekaligus membantah anggapan bahwa Sony menjadi aktor utama dalam dugaan praktik jual beli titik SPPG.

“Pak Sony siap menjadi Justice Collaborator dan sudah menyampaikan sikap tersebut dalam pemeriksaan di Kejaksaan,” kata Krisna.

Selain itu, Sony mengaku siap mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Tim kuasa hukum juga segera mengajukan permohonan resmi JC kepada Kejagung untuk mendukung proses pengungkapan kasus secara menyeluruh.

Krisna menyebut kliennya mengetahui keterlibatan sejumlah pihak dari berbagai kalangan. Namun, identitas mereka belum dapat disampaikan karena masih menjadi bagian dari proses hukum yang berjalan.

Baca Juga :  Jenazah Kepala KCP Bank BRI: RS Polri Beberkan Fakta Mengejutkan

“Klien kami siap membuka seluruh fakta yang diketahuinya di persidangan agar perkara ini terang benderang dan transparan,” ujarnya.

Sementara itu, Kejagung terus mendalami dugaan korupsi dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis.

Hingga kini, penyidik telah menetapkan tiga tersangka, yakni mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, dan mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung.

Penyidik menduga perkara tersebut berkaitan dengan penyimpangan pengadaan barang dan pengelolaan program yang menimbulkan kerugian negara.

Kejagung masih menelusuri aliran dana, peran masing-masing tersangka, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus yang menjadi sorotan publik tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Erupsi Anak Krakatau, BMKG Siaga 24 Jam Pantau Abu dan Tsunami
Abu Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Bergerak Cepat
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Diminta Waspada
Gunung Anak Krakatau Erupsi, 209 Penerbangan di Soetta Kena Dampak
Bansos Tunai Mulai Diuji 2027, Pemerintah Perketat Data Penerima
46 PMI di Malaysia Segera Pulang, Pemerintah Kejar Target 10 Hari
Prihatin! Andrie Yunus Tak Bisa Membaca, Hukuman 2 TNI Dipangkas
Penerima Bansos Transaksi Judol Rp2,6 Miliar, Gus Ipul: Aneh Sekali

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:24 WIB

Erupsi Anak Krakatau, BMKG Siaga 24 Jam Pantau Abu dan Tsunami

Minggu, 6 September 2026 - 20:14 WIB

Abu Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Bergerak Cepat

Minggu, 6 September 2026 - 08:55 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 08:23 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi, 209 Penerbangan di Soetta Kena Dampak

Sabtu, 5 September 2026 - 20:38 WIB

Bansos Tunai Mulai Diuji 2027, Pemerintah Perketat Data Penerima

Berita Terbaru

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:17 WIB

Ilustrasi, bangku sekolah kosong. (Posnews/Ist)

DAERAH

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:38 WIB