Jenazah Bocah 8 Tahun Membusuk di Kos Penjaringan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Rabu, 24 September 2025 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim forensik RS Polri Kramat Jati melakukan pemeriksaan jenazah bocah AR. Dok: Istimewa

Tim forensik RS Polri Kramat Jati melakukan pemeriksaan jenazah bocah AR. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga Penjaringan, Jakarta Utara, digegerkan penemuan jenazah bocah AR (8) di kamar kos, Selasa (23/9/2025). Tubuh korban yang membusuk langsung dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk pemeriksaan forensik.

Kombes Ahmad Fauzi, Kabid Yandokpol RS Polri Kramat Jati, menyebut jenazah ditemukan dalam tahap pembusukan lanjut dengan belatung.

Baca Juga :  Pabrik Uang Palsu di Purwakarta Digerebek, Pelaku Ditangkap di Warung Nasi Goreng

“Wajah jenazah kering, terdapat goresan kasar di leher kanan dan kiri, serta luka terbuka di puncak kepala dengan darah meresap hingga tulang,” kata Fauzi, Rabu (23/9/2025).

Pemeriksaan Forensik untuk Pastikan Kematian

Penyebab kematian bocah belum diketahui. Tim forensik RS Polri Kramat Jati akan melakukan pemeriksaan histopatologi dan toksikologi sebelum hasil autopsi diumumkan resmi.

Baca Juga :  Perebutan Dominasi Chip Semikonduktor: Geopolitik Teknologi yang Menentukan Masa Depan

“Pemeriksaan tambahan toksikologi dan histopatologi dilakukan sebelum penyebab kematian diumumkan,” ujar Kombes Hery Wijatmoko, Dokter Forensik RS Polri Kramat Jati.

Polisi memeriksa saksi di sekitar kos untuk mengungkap kronologi lengkap. Penyidik berkomitmen menelusuri pelaku dan motif di balik kematian bocah agar kasus ini segera terungkap. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diplomasi Identitas: Mengapa Kedekatan Budaya Lebih Kuat daripada Persekutuan Militer?
Pencuri HP di Masjid Istiqlal Sudah 3 Kali Beraksi, Modus Dorong Jemaah
Anarki adalah Apa yang Dibuat Negara Darinya: Mengubah Wajah Persaingan Menjadi Kerja Sama
Puncak Mudik di Pelabuhan Merak Dini Hari Ini, Menhub Pastikan Kapal Siaga Penuh
TNI Selidiki Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Air Keras Aktivis KontraS
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Kota Besar Hari Ini, Hujan Lebat Mengguyur Seharian
Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral
Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 06:06 WIB

Diplomasi Identitas: Mengapa Kedekatan Budaya Lebih Kuat daripada Persekutuan Militer?

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:17 WIB

Pencuri HP di Masjid Istiqlal Sudah 3 Kali Beraksi, Modus Dorong Jemaah

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:03 WIB

Anarki adalah Apa yang Dibuat Negara Darinya: Mengubah Wajah Persaingan Menjadi Kerja Sama

Rabu, 18 Maret 2026 - 05:02 WIB

Puncak Mudik di Pelabuhan Merak Dini Hari Ini, Menhub Pastikan Kapal Siaga Penuh

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:47 WIB

TNI Selidiki Dugaan Keterlibatan Prajurit dalam Kasus Air Keras Aktivis KontraS

Berita Terbaru