Kampung Bahari, Sarang Narkoba yang Tak Pernah Mati – Ada “Hantu Besar” di Baliknya?

Rabu, 5 November 2025 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BNN RI menggerebek Kampung Bahari, Tanjung Priok, dan menangkap 18 orang dalam operasi besar. (Posnews)

BNN RI menggerebek Kampung Bahari, Tanjung Priok, dan menangkap 18 orang dalam operasi besar. (Posnews)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Kehidupan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara dari dulu terus menggeliat tak pernah mati, namun lagi-lagi jadi sorotan buruk sebagai Kampung Narkotika.

Wilayah padat pesisir ini sudah puluhan kali digerebek aparat. Dari BNN, Polri, sampai gabungan TNI–Polri, semua pernah menyisir lorong-lorong sempit kawasan itu.

Namun apa hasilnya? Sarang narkoba itu tetap tumbuh subur. Seakan kebal hukum. Seakan menertawakan negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sudah Bolak-Balik Digulung, Tapi Kok Masih Hidup.

Warga yang jujur hanya bisa geleng-geleng kepala. Setiap penggerebekan biasanya heboh dan menyita atensi publik.

Tapi setelah itu, baku jual narkoba kembali berjalan. Transaksi jalan terus. Para pengedar berdatangan, pelanggan pun tetap ramai.

Pertanyaan besar pun bergema: Siapa yang sebenarnya membekingi?

Baca Juga :  Polri Kerahkan Armada Udara dari Pondok Cabe untuk Percepat Bantuan ke Aceh–Sumut–Sumbar

Apakah ada tangan gelap dari aparat tertentu? Apakah ada oknum yang sengaja “memelihara” wilayah tersebut.

Publik pun pantas bertanya — kenapa sarang narkoba sekuat ini.

Pintu Masuk Laut: Dugaan Jaringan Internasional?

Kampung Bahari berada di wilayah pelabuhan internasional. Akses laut terbuka. Deretan kapal hilir mudik setiap hari.

Muncul dugaan lebih mengerikan: Apakah Kampung Bahari menjadi jalur distribusi narkoba internasional?

Jika benar, penumpasan di permukaan tak akan pernah cukup. Pasokan akan terus mengalir seperti gelombang laut.

Ironinya, banyak warga baik di Bahari. Mereka capek, malu, bahkan takut. Mereka ingin lingkungan bersih, tetapi suara mereka kalah oleh para bandit narkoba.

Bagaimana mungkin warga yang jujur tidak marah. Rumah mereka dikepung kriminal, nama kampung dicap hitam, anak-anak terancam masa depan kelam.

Baca Juga :  Polri Ungkap Kekerasan Berat Anak 9 Tahun Dilakukan Orangtua Kandung di Jakarta Selatan

Namun siapa yang berani bersuara? Karena di sana, pedagang narkoba lebih berkuasa dibanding ketua RT.

Negara Tidak Boleh Kalah

Jika negara kalah melawan segeng kampung narkoba, apa kabarnya penjagaan keamanan nasional?

Operasi besar harus berlanjut, bukan sekadar razia sesaat. Penegakan hukum harus tembus hingga aktor besar, oknum beking, dan jaringan laut internasional kalau memang ada.

Kampung Bahari tidak boleh dibiarkan jadi “negara kecil” para pengedar. Masyarakat butuh rasa aman. Butuh bukti, bukan janji.

Mereka ingin anak-anak bebas dari narkoba, bukan hidup dalam teror bandar. Kini bola panas ada di tangan aparat: Tunjukkan negara hadir. Jangan biarkan narkoba menang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang
Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang
Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala
Aksi Pecah Kaca Mobil di Kalideres Gasak Rp1,2 Miliar, Polisi Bekuk Pelaku di Bogor
Viral Pelajar Bawa Sajam di PIK, Tawuran Makin Brutal dan Pengawasan Dipertanyakan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:56 WIB

Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:38 WIB

Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang

Berita Terbaru

Solusi komputasi harian yang ringkas. COLORFUL merilis laptop Rimbook L1 Plus berlayar 16 inci 2.5K dan prosesor AMD Ryzen 7 7735HS. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

COLORFUL Resmi Meluncurkan Rimbook L1 Plus Ryzen 7

Jumat, 31 Jul 2026 - 07:10 WIB

Langkah baru pengembangan game Soulslike. Sutradara Xia Siyuan mendirikan studio Chengdu Indolphinity guna menggarap sekuel Wuchang: Fallen Feathers bersama 505 Games. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Penerbit 505 Games Resmi Mengumumkan Sekuel Wuchang

Jumat, 31 Jul 2026 - 06:03 WIB