Kasus Ilham Pradipta: Penculikan hingga Pembunuhan Terkait Dana Dormant Bank BRI

Selasa, 16 September 2025 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilham Pradipta ditemukan tewas di Serang Baru, Bekasi setelah diculik. Dok-Istimewa

Ilham Pradipta ditemukan tewas di Serang Baru, Bekasi setelah diculik. Dok-Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi berhasil mengungkap motif penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BRI, Ilham Pradipta (37).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini terkait rencana pemindahan dana dari rekening dormant ke rekening penampungan. Para pelaku bahkan sempat merencanakan pembunuhan terhadap korban.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra menjelaskan kronologi awal. Pada 31 Juli 2025, C alias Ken bersama Dwi Hartono dan AAM mengadakan pertemuan. C membawa informasi penting mengenai data rekening dormant di Bank BRI.

“C menyampaikan bahwa pemindahan dana hanya bisa berhasil melalui dua opsi,” ungkap Wira Satya, Selasa (16/9/2025).

  • Opsi 1: memaksa dengan kekerasan lalu melepaskan korban.
  • Opsi 2: memaksa dengan kekerasan lalu menghilangkan nyawa korban.
Baca Juga :  Demo Besar di DPR RI Hari Ini, Polda Metro Jaya Imbau Warga Hindari Lokasi

Pada pertemuan lanjutan, para pelaku kembali membahas opsi tersebut. Pada 12 Agustus 2025, C dan DH akhirnya memutuskan menggunakan opsi pertama melalui komunikasi WhatsApp.

Jumlah Tersangka dan Keterlibatan Anggota TNI

Polisi sudah menetapkan 15 tersangka dan menahan semuanya. Dari jumlah tersebut, satu orang berstatus anggota TNI AD berinisial Kopda FH. Kasus ini memperlihatkan keterlibatan lintas kelompok dalam upaya menguasai dana ilegal.

Baca Juga :  Viral di Medsos, Propam Selidiki Polisi soal Pedagang Es Hunkue Kemayoran

Ilham Pradipta diculik di parkiran supermarket Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada 20 Agustus 2025. Keesokan harinya, warga menemukan jasad korban di semak-semak kawasan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Kondisi korban sangat mengenaskan, dengan wajah, tangan, dan kaki terikat lakban hitam.

Hingga kini, polisi terus menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain dalam jaringan pemindahan dana dormant. Penyelidik fokus mengungkap alur komunikasi, rekaman transaksi, serta peran tiap tersangka dalam aksi kriminal terencana ini. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi
Enam Nyawa Melayang, Polisi Bongkar Kronologi Kecelakaan Truk Molen Bekasi
Hati-hati Basah! BMKG Rilis Peringatan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftarnya
Sopir Sempat Tabrakkan Truk ke Tembok Kampus, 12 Orang Jadi Korban
Balita 20 Bulan Tewas, Jasadnya Dibawa Naik Taksi hingga Dikubur di Benhil
Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan dan Mesin Ekstasi Disita
Petasan Sambut Ratusan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari, Ini Hasilnya
Minggu 1 November, Hujan Ringan Mengintai Jakarta hingga Tangerang

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 11:07 WIB

Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi

Senin, 2 November 2026 - 07:53 WIB

Enam Nyawa Melayang, Polisi Bongkar Kronologi Kecelakaan Truk Molen Bekasi

Senin, 2 November 2026 - 06:02 WIB

Hati-hati Basah! BMKG Rilis Peringatan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:53 WIB

Sopir Sempat Tabrakkan Truk ke Tembok Kampus, 12 Orang Jadi Korban

Minggu, 1 November 2026 - 20:15 WIB

Balita 20 Bulan Tewas, Jasadnya Dibawa Naik Taksi hingga Dikubur di Benhil

Berita Terbaru