Kasus Pemerasan Propam Sumut, 2 Pejabat Dinonaktifkan – Proses Hukum Jalan Terus

Rabu, 26 November 2025 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Propam Polda Sumatera Utara. (Posnews/Ist)

Gedung Propam Polda Sumatera Utara. (Posnews/Ist)

MEDAN, POSNEWS.CO.ID – Kasus dugaan pemerasan yang dilakukan dua perwira Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumatera Utara (Sumut) terus bergulir dan semakin panas.

Kabid Propam Polda Sumut Kombes Julihan Muntaha dan Kasubbid Paminal Bid Propam Kompol Agustinus Chandra Pietama resmi dinonaktifkan sementara buntut dugaan kasus pemerasan yang viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah cepat ini diambil sebagai bentuk komitmen Polri menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas, terutama di tubuh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) yang bertugas mengawasi disiplin internal.

Dinonaktifkan untuk Pemeriksaan Independen

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, menegaskan bahwa penonaktifan bukan bentuk penghukuman, tetapi mekanisme wajib untuk menjaga netralitas proses penyelidikan.

“Kabid Propam dan Kasubbid Paminal dinonaktifkan sementara dalam rangka pemeriksaan atas pemberitaan yang viral di media sosial,” ujar Ferry, Selasa (25/11/2025).

Baca Juga :  Kim Jong Un dan Ju Ae Tampil Serasi dengan Jaket Kulit

Dengan penonaktifan ini, kedua pejabat diperiksa secara terpisah, demi memastikan penyelidikan berlangsung objektif, profesional, dan bebas intervensi.

Jika Tidak Terbukti, Kembali Bertugas — Jika Bersalah, Langsung Diproses.

Ferry menegaskan Polri tidak bermain setengah-setengah.

  • Tidak terbukti → kembali ke jabatan semula.
  • Terbukti → dimutasi, dicopot, dan diproses hukum.

“Jika dia tidak terbukti, dia akan menjabat kembali. Tapi kalau dia terbukti, dia akan diproses sesuai aturan yang berlaku,” tegas Ferry.

Penegasan ini sekaligus membantah anggapan publik bahwa kasus internal Polri kerap mandek atau ditutup-tutupi.

Respons Cepat Polri di Tengah Sorotan Publik

Ferry memastikan langkah tegas ini menunjukkan bahwa Polda Sumut siap membuka diri terhadap kritik publik dan memastikan setiap isu viral ditindaklanjuti secara cepat dan terukur.

Baca Juga :  Kasus TPPU Bos Sritex Menggila, Kejagung Segel Aset Mewah Hotel Ayaka Suites

Menurutnya, proses yang berjalan saat ini adalah bagian dari implementasi Transformasi Polri Presisi, yang menekankan:

  • Pengawasan internal yang ketat
  • Penegakan disiplin tanpa pandang bulu
  • Pelayanan publik yang bersih dan transparan

Data Terkini Kasus (Update per 26 November 2025)

  • 2 pejabat Propam sudah dinonaktifkan sementara
  • Pemeriksaan berjalan di Bidang Itwasda dan Propam Mabes Polri
  • Korban terlapor telah dimintai keterangan awal
  • Rekaman percakapan & barang bukti elektronik sedang diaudit forensik
  • Mabes Polri ikut memonitor kasus ini secara langsung
  • Tidak ada penahanan sejauh ini — status masih pemeriksaan internal  (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB