Kemensos dan HAM Percepat Rehabilitasi Korban Unjuk Rasa, Santunan hingga Dukungan Psikososial

Kamis, 4 September 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mensos Gus Ipul dan Menteri HAM Natalius Pigai memantau pemulihan korban unjuk rasa dengan santunan dan dukungan psikososial di Jakarta. (Dok-Kemensos)

Mensos Gus Ipul dan Menteri HAM Natalius Pigai memantau pemulihan korban unjuk rasa dengan santunan dan dukungan psikososial di Jakarta. (Dok-Kemensos)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mengapresiasi langkah cepat Kementerian Sosial (Kemensos) dalam memulihkan korban pasca unjuk rasa. Menteri HAM, Natalius Pigai, menegaskan pemulihan korban menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Saya bangga dengan Menteri Sosial karena ini amanat Presiden untuk memulihkan korban pasca peristiwa,” ujar Pigai, Kamis (4/9/2025), usai bertemu Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) di Kantor Kemensos.

Pigai menegaskan bahwa pemerintah memberikan pemulihan kepada seluruh warga, baik masyarakat maupun petugas, untuk menjaga persatuan dan kesejahteraan bangsa.

Baca Juga :  Wakasad Letjen TNI Tandyo Budi Revita Siap Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI

Kementerian HAM juga mendampingi proses hukum dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pelayanan pemerintah selaras dengan prinsip HAM.

Mensos Gus Ipul menjelaskan, upaya pemulihan korban mencakup tiga aspek: perlindungan dan jaminan sosial, rehabilitasi sosial, serta pemberdayaan sosial. Bantuan sosial meliputi santunan Rp15 juta untuk ahli waris korban meninggal dan Rp5 juta untuk korban luka.

Program rehabilitasi sosial memberikan dukungan psikososial, aksesibilitas, perawatan, dan pengasuhan, sementara program pemberdayaan menyesuaikan dengan hasil asesmen korban.

Baca Juga :  Pembangunan Keiku Apartemen PIK 2 Memakan Korban, Pekerja Tewas Terperosok Lubang Atap

Data sementara Kemensos mencatat, tujuh warga meninggal dan sembilan luka berat, sementara enam petugas mengalami luka serius. Mensos menegaskan, seluruh korban mendapat pendampingan dari tenaga terlatih dan mekanisme yang sudah berpengalaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Kemensos telah menyalurkan santunan untuk ahli waris driver ojek online Affan Kurniawan pada 3 September 2025. Bantuan serupa akan diberikan kepada korban unjuk rasa lain setelah tim selesai melakukan asesmen. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu
Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda
Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026
Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa dari Bakauheni
Cuaca Jabodetabek 29 Maret 2026: Hujan Meluas, Bogor Berpotensi Diguyur Lebat
‘Bang Jago’ Palak Pengendara di Tanah Abang, Rampas Kartu E-Toll, 2 Pelaku Dibekuk Polisi
Bongkar Jaringan Ketamine! Bareskrim Sita 6,2 Kg Ketamine di Deli Serdang, Nilai Rp18,7 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:05 WIB

Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:09 WIB

Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:48 WIB

Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:31 WIB

Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:20 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa dari Bakauheni

Berita Terbaru