Kemlu RI Update Tragedi Kapal WNI di Malaysia: 23 Selamat, Pencarian Masih Berlanjut

Kamis, 14 Mei 2026 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Kapal Bawa 37 WNI Karam di Perairan Malaysia, 7 Tewas dan 7 Masih Hilang. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Kapal Bawa 37 WNI Karam di Perairan Malaysia, 7 Tewas dan 7 Masih Hilang. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Luar Negeri Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia terus memantau perkembangan kecelakaan kapal yang membawa Warga Negara Indonesia (WNI) di perairan barat Pulau Pangkor, Malaysia.

Kapal tersebut diketahui mengangkut 37 WNI.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan insiden terjadi pada 11 Mei 2026 saat kapal berada di wilayah perairan Perak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga Rabu (13/5/2026), sebanyak 23 WNI berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh otoritas Polis Diraja Malaysia dan tim SAR setempat.

Dari jumlah tersebut, terdiri atas 16 laki-laki dan 7 perempuan. Sebagian besar korban diketahui tidak memiliki dokumen perjalanan resmi.

Baca Juga :  Jakarta Utara Luncurkan Digital Trans RT/RW, Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan RT/RW

7 WNI Meninggal, 7 Masih Hilang

Sementara itu, dari total 14 WNI yang sempat hilang, tujuh orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban kini berada di rumah sakit di Perak untuk proses identifikasi oleh otoritas setempat.

Sedangkan tujuh WNI lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR Malaysia yang terus melakukan operasi di lokasi kejadian.

Untuk mempercepat penanganan, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia akan menurunkan tim guna menelusuri keluarga korban di Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk proses identifikasi serta pengurusan dokumen dan pemulangan jenazah maupun korban selamat.

Baca Juga :  14 Tersangka Kasus Narkoba Hotel B Fashion, Oknum Polisi AFH Jadi Sorotan

Kemlu menduga sebagian korban berasal dari wilayah Sumatera Utara dan masih menelusuri data lebih lanjut.

KBRI Kuala Lumpur Terus Berkoordinasi

Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur terus berkoordinasi dengan otoritas maritim Malaysia untuk memastikan proses pencarian, identifikasi, dan pemulangan berjalan lancar.

KBRI juga memberikan layanan kekonsuleran serta bantuan dokumen perjalanan bagi para WNI yang terdampak.

Kemlu RI menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden ini.

Pemerintah juga kembali mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan jalur nonprosedural atau ilegal untuk bekerja ke luar negeri karena berisiko tinggi terhadap keselamatan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib
Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Empat Terduga Penyalahguna Narkoba Diamankan Saat Patroli Malam di Papanggo
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:04 WIB

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Berita Terbaru