Irjen Asep Edi Suheri Pimpin Apel Perdana, Perkenalkan Program “Jaga Jakarta”

Senin, 25 Agustus 2025 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya memimpin apel perdana di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, memperkenalkan program unggulan “Jaga Jakarta” sebagai pedoman kerja personel. (Dok Humas PMJ)

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya memimpin apel perdana di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, memperkenalkan program unggulan “Jaga Jakarta” sebagai pedoman kerja personel. (Dok Humas PMJ)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya memimpin apel pagi personel di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Senin (25/8/2025). Apel ini menjadi momen perdana bagi Irjen Asep untuk memperkenalkan diri secara resmi setelah menerima amanat jabatan sejak 22 Agustus 2025.

Dalam amanatnya, Irjen Asep menegaskan bahwa jabatan Kapolda Metro Jaya bukan sekadar posisi formal, melainkan amanah besar yang harus dijalankan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga disiplin dan soliditas demi menjaga keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Perlu saya sampaikan bahwa saya berdiri di sini bukan hanya sebagai Kapolda, tapi juga sebagai orang tua, saudara, dan keluarga kalian semua. Oleh karena itu saya minta semua tetap solid, disiplin, dan saling menguatkan dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Tantangan Global Berimbas ke Keamanan Jakarta

Irjen Asep juga memaparkan berbagai tantangan global yang bisa berdampak langsung pada keamanan ibu kota. Mulai dari konflik internasional, gangguan rantai pasok dunia, hingga perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang berpotensi memicu perubahan sosial.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jabodetabek 7–8 Januari 2026, Hujan Meningkat di Sejumlah Wilayah

Menurutnya, kondisi tersebut dapat memicu peningkatan kriminalitas, aksi protes, hingga kerawanan sosial lain yang langsung dirasakan masyarakat. “Jika keamanan di wilayah kita terganggu, maka reputasi nasional ikut terpengaruh. Salah satunya melalui aksi demonstrasi yang rencana akan terjadi hari ini. Kita harus mampu mengamankan kegiatan tersebut agar stabilitas nasional tetap terjaga,” ujar Kapolda.

Program “Jaga Jakarta” Jadi Pedoman Personel

Dalam apel perdana ini, Irjen Asep memperkenalkan program unggulan bertajuk “Jaga Jakarta” sebagai pedoman kerja personel Polda Metro Jaya. Program tersebut terdiri atas empat pilar utama:

  1. Jaga Lingkungan – menjaga keamanan ruang publik dengan langkah pencegahan dini.
  2. Jaga Warga – memberikan pelayanan cepat, inklusif, dan tuntas kepada masyarakat.
  3. Jaga Aturan – menegakkan hukum secara profesional, adil, dan transparan.
  4. Jaga Amanah – memperkuat integritas, disiplin, dan solidaritas internal.
Baca Juga :  Warga Kalibaru Bongkar Open Donasi Ilegal Bermodus Bantuan Korban Puting Beliung

Kapolda menegaskan bahwa program Jaga Jakarta tidak hanya berlaku di DKI Jakarta, tetapi juga mencakup wilayah hukum Polda Metro Jaya seperti Depok, Bekasi, Tangerang, dan Tangerang Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seruan Jaga Soliditas dan Integritas

Irjen Asep menutup amanatnya dengan mengajak seluruh personel agar menjadikan Jaga Jakarta sebagai semangat kerja. “Mulai hari ini saya ingin menyuarakan semangat Jaga Jakarta menjadi napas kita bersama. Ingat, kita bukan hanya dituntut menjaga keamanan di luar, tetapi juga menjaga soliditas dan integritas di dalam,” tegas Kapolda.

Apel yang dipimpin langsung Kapolda dan Wakapolda Metro Jaya ditutup dengan komitmen bersama seluruh personel untuk mengimplementasikan program tersebut dalam tugas sehari-hari. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Dicoret, 11 Juta PBI BPJS Aktif Lagi – DPR Pastikan Warga Tetap Bisa Berobat
Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita
Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara
3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur
Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung
Ratusan Pasien Cuci Darah Terancam Gagal Berobat, PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan
Guru MI Dihajar Wali Murid di Sampang, Babak Belur di Warung – Polisi Turun Tangan
Kericuhan Lahan Sawit KSO di Rokan Hulu, Satu Orang Tewas dan Lima Luka

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 14:20 WIB

Sempat Dicoret, 11 Juta PBI BPJS Aktif Lagi – DPR Pastikan Warga Tetap Bisa Berobat

Senin, 9 Februari 2026 - 13:55 WIB

Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita

Senin, 9 Februari 2026 - 13:19 WIB

Pergerakan Tanah di Tegal Meluas, 2.453 Warga Padasari Mengungsi – BNPB Siapkan Huntara

Senin, 9 Februari 2026 - 13:02 WIB

3 Pelajar Penyiram Air Keras ke Siswa SMK di Jakpus Ditangkap, Dua Masih di Bawah Umur

Senin, 9 Februari 2026 - 08:46 WIB

Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung

Berita Terbaru