DAKAR, POSNEWS.CO.ID – Presiden Senegal Bassirou Diomaye Faye meluncurkan partai politik baru bernama Kiiraay pada hari Sabtu.
Peluncuran Partai Kiiraay di Kota Dakar
Faye mengumumkan pembentukan partai tersebut di depan ratusan pendukung di kota Dakar.
Nama Kiiraay berasal dari bahasa lokal Wolof yang berarti perlindungan atau perisai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Para pendukung memenuhi area konferensi hotel di tengah cuaca panas ekstrem.
Faye mengusung slogan Patriot Republik untuk memimpin partai baru ini.
Ia menegaskan bahwa Kiiraay berdiri di atas nilai etika, transparansi, dan kerja keras.
Akar Keretakan Hubungan Faye dan Sonko
Langkah politik ini menandai perselisihan terbuka antara Faye dan mantan mentornya, Ousmane Sonko.
Sebelumnya, partai Pastef pimpinan Sonko mengusung Faye meraih kemenangan pada pemilu 2024.
Faye langsung menunjuk Sonko sebagai perdana menteri setelah memenangi pemilu presiden.
Namun, perbedaan pandangan mengenai penanganan utang negara memicu perselisihan sengit.
Faye akhirnya mencopot Sonko dari jabatan perdana menteri pada 22 Mei lalu.
Para sekutu Sonko kemudian menunjuknya sebagai Ketua Parlemen Senegal.
Perebutan Pengaruh dan Gugatan Konstitusi
Saat ini, partai Pastef masih menguasai 130 dari 165 kursi parlemen nasional.
Anggota parlemen sempat mengesahkan rancangan undang-undang untuk membatasi wewenang presiden.
Aturan tersebut melarang presiden memimpin partai politik atau koalisi partai.
Namun, Dewan Konstitusi Senegal membatalkan aturan pembatasan tersebut dua minggu kemudian.
Di sisi lain, sejumlah pejabat Pastef mulai mengundurkan diri dan bergabung ke partai Kiiraay.
Faye berencana menggelar kongres akbar partai Kiiraay setelah musim hujan mendatang.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













