PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Aparat menindak tegas satu anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam operasi di wilayah Wuyuki, Papua Tengah.
Satgas Ops Damai Cartenz melumpuhkan OE alias ME, buronan kasus penembakan yang menewaskan prajurit TNI pada 2024.
Operasi berlangsung Senin (20/4/2026). Saat hendak ditangkap, pelaku melawan dan mencoba kabur, sehingga petugas langsung mengambil tindakan tegas sesuai prosedur.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menegaskan pelaku merupakan target lama yang terlibat dalam serangkaian aksi kekerasan bersenjata di Puncak Jaya.
Buronan Lama, Terlibat Penembakan Prajurit TNI
Polisi menyebut OE sebagai pelaku yang pernah terlibat dalam penembakan yang menewaskan Sertu Anumerta Ismunandar pada 17 Maret 2024 di Kampung Kulirik.
Selama pelarian, pelaku diduga terus aktif dalam aksi bersenjata yang mengganggu keamanan warga.
Dalam penindakan, petugas menembak pelaku di bagian ketiak kanan hingga tembus ke belakang tubuh. Tim kemudian mengevakuasi OE ke RSUD Mulia untuk penanganan medis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, nyawa pelaku tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.30 WIT.
Pernah Ditangkap, Sempat Kabur
Yusuf mengungkapkan, aparat sebenarnya pernah menangkap OE pada 27 November 2024. Namun, pelaku berhasil melarikan diri saat situasi di lapangan fokus menangani konflik perang suku.
“Ke depan kami perketat pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Kepala Operasi Satgas Damai Cartenz, Faizal Ramadhani, menegaskan aparat tidak akan memberi ruang bagi pelaku kekerasan bersenjata.
“Setiap pelaku akan kami tindak tegas dan profesional sesuai hukum,” ujarnya.
Saat ini, aparat terus memburu jaringan lain yang diduga terlibat, sekaligus menjaga situasi keamanan di Puncak Jaya tetap kondusif.
Polisi mengimbau masyarakat tidak terprovokasi informasi liar dan segera melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan. (red)
Editor : Hadwan


















