Konvoi Freeport Ditembaki di Mile 60, 3 Kendaraan Rusak Diterjang Peluru

Jumat, 4 September 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas melakukan olah TKP penembakan tiga kendaraan konvoi PT Freeport Indonesia di Mile Point 60 Tembagapura, Mimika. (Posnews/Ist)

Petugas melakukan olah TKP penembakan tiga kendaraan konvoi PT Freeport Indonesia di Mile Point 60 Tembagapura, Mimika. (Posnews/Ist)

MIMIKA, POSNEWS.CO.ID — Suasana perjalanan rombongan PT Freeport Indonesia (PTFI) mendadak mencekam di kawasan Mile Point 60, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Saat melintas pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 08.25 WIT, tiga kendaraan konvoi Freeport terkena tembakan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Namun, sejumlah bagian kendaraan rusak akibat terjangan peluru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Mimika, Polsek Tembagapura, Satgas Amole, dan unsur terkait kini memburu fakta di balik penembakan tersebut.

15 Kendaraan Melintas, Tiga Kena Tembak

Rombongan PTFI saat itu bergerak dari Mile Point 68 Tembagapura menuju Kota Timika. Konvoi tersebut terdiri atas 15 kendaraan, yakni 13 bus, satu towing truck, dan satu mobil boks.

Ketegangan terjadi ketika rombongan melintasi kawasan Mile Point 60. Suara letusan terdengar dari arah lokasi.

Pengemudi salah satu bus bahkan baru mengetahui kendaraannya terkena tembakan setelah mendengar beberapa kali suara letusan.

Dari pemeriksaan awal, tiga kendaraan yang terdampak adalah:

  1. Bus nomor lambung 140591, posisi keempat dalam konvoi.
  2. Bus nomor lambung 140575, posisi keenam.
  3. Towing Truck nomor lambung 021074, posisi ketujuh.

Bus Diterjang Lima Peluru

Bus nomor lambung 140591 menjadi kendaraan yang paling banyak ditemukan mengalami dampak tembakan. Petugas menemukan lima bekas tembakan. Tiga tembakan berasal dari arah depan, sedangkan dua lainnya dari sisi kiri.

Baca Juga :  Mahasiswa FK UB Diduga Jatuh dari Lantai 6, Begini Kondisinya

Bekas peluru terlihat pada kaca depan, kaca dan pintu kiri kendaraan. Petugas juga menemukan serpihan logam di bagian dashboard, pelindung kaca depan hingga atap kendaraan.

Kondisi tersebut menunjukkan betapa berbahayanya posisi rombongan ketika berada di jalur tersebut.

Sementara itu, Bus nomor lambung 140575 mengalami satu lubang tembakan di bagian atas kabin. Peluru menembus hingga ke bagian dalam kendaraan.

Adapun Towing Truck nomor lambung 021074 terkena tiga tembakan dari arah kiri. Bekas tembakan ditemukan pada bagian pintu dan kaca spion.

Tiga Selongsong Kaliber 5,56 Mm Diamankan

Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasilnya, petugas menemukan tiga selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter di sekitar lokasi.

Selain itu, polisi mengamankan enam serpihan logam yang diduga rekoset atau proyektil, serta serpihan kaca dari kendaraan yang terdampak.

Seluruh barang bukti tersebut diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Temuan ini menjadi bagian penting dalam mengungkap arah tembakan dan pihak yang bertanggung jawab.

Pelaku Belum Diketahui

Meski penembakan terjadi di wilayah yang memiliki kerawanan keamanan, polisi belum menetapkan kelompok tertentu sebagai pelaku.

Satgas Operasi Damai Cartenz masih memeriksa keterangan saksi, mencocokkan barang bukti, serta mendalami temuan di lapangan.

Artinya, publik perlu berhati-hati terhadap informasi yang langsung menuding kelompok tertentu sebelum penyidik memperoleh bukti yang cukup.

Sikap tersebut penting agar penyelidikan berjalan objektif dan tidak terganggu informasi yang belum terverifikasi.

Baca Juga :  Polres Ponorogo Larang Sound Horeg dan Perang Sarung Selama Ramadan 2026

Freeport Buat Laporan Polisi

Manajemen PT Freeport Indonesia telah membuat laporan polisi terkait kejadian tersebut.

Laporan tercatat dengan nomor LP/B/13/IX/2026/SPKT/Polsek Tembagapura/Polres Mimika/Polda Papua Tengah.

Dengan laporan tersebut, proses hukum terhadap insiden penembakan resmi berjalan.

Pengamanan Jalur Diperketat

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan keselamatan pekerja dan masyarakat menjadi prioritas. Karena itu, pengamanan di sepanjang jalur Tembagapura diperkuat.

Langkah tersebut bukan sekadar menjaga kendaraan perusahaan. Lebih jauh, pengamanan diperlukan untuk memastikan pekerja dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa dihantui ancaman kekerasan.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Adarma Sinaga juga meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terbukti.

Tidak Ada Korban, Tetapi Ancaman Serius

Tidak adanya korban jiwa dalam penembakan ini menjadi kabar baik di tengah situasi yang mengerikan.

Namun, fakta bahwa tiga kendaraan diterjang peluru menunjukkan risiko keamanan di jalur tersebut tidak bisa dianggap sepele.

Karena itu, pengamanan, pemantauan, dan koordinasi antaraparat menjadi sangat penting.

Masyarakat juga memiliki peran. Setiap informasi mengenai potensi gangguan keamanan sebaiknya segera disampaikan kepada petugas, bukan disebarkan tanpa verifikasi.

Hingga Jumat (4/9/2026), Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika masih mengejar jawaban atas satu pertanyaan penting: siapa yang menembaki rombongan Freeport dan apa motifnya?

Polisi memastikan penyelidikan terus berjalan. Untuk sementara, satu hal sudah jelas: 15 kendaraan melintas, tiga diterjang tembakan, tetapi seluruh penumpang berhasil selamat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Aksi Kekerasan di Yahukimo, Warga Pencari Nafkah Tewas dan PNS Luka Berat
Speedboat Pemkab Fakfak Tenggelam, 10 Penumpang Termasuk Pejabat Daerah
Pengusaha Warteg Tewas di Brebes, Suami Diduga Terlibat Pembunuhan
Tergiur Janji Kerja di Lotte Chemical, 10 Pencari Kerja Diduga Rugi Rp223 Juta
Sopir Taksi Online Terkubur di Sumedang, Dugaan Motif Utang Rp25 Juta Diselidiki
Ayah di Ogan Ilir Tewas Ditusuk Anak Kandung Saat Menyelamatkan Kades
9 Wilayah di Sumut Digerebek, 36 Orang Diciduk dan 102,49 Gram Sabu Disita
Ibu dan Anak Terjebak Asap Karhutla, Ratusan Rumah di Bangka Selatan Terbakar

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Dua Aksi Kekerasan di Yahukimo, Warga Pencari Nafkah Tewas dan PNS Luka Berat

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Speedboat Pemkab Fakfak Tenggelam, 10 Penumpang Termasuk Pejabat Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Tergiur Janji Kerja di Lotte Chemical, 10 Pencari Kerja Diduga Rugi Rp223 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sopir Taksi Online Terkubur di Sumedang, Dugaan Motif Utang Rp25 Juta Diselidiki

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Ayah di Ogan Ilir Tewas Ditusuk Anak Kandung Saat Menyelamatkan Kades

Berita Terbaru