Korupsi Dana Hibah Atlet Difabel Bekasi Rp 7,1 M, Polisi: Dipakai Kampanye hingga Beli Mobil

Sabtu, 29 November 2025 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Korupsi Dana Hibah. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Korupsi Dana Hibah. (Posnews/Ist)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Mental korupsi adalah mental yang paling bobrok bagi manusia. Ia tidak tahu mana yang hak dan tidak, apalagi dosa. Ini-lah yang terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Polisi membongkar skandal korupsi dana hibah atlet difabel di pemerintahan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kasus ini langsung menghebohkan publik karena uang negara yang seharusnya menopang kebutuhan atlet justru raib hingga Rp 7,1 miliar.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Mustofa menegaskan bahwa kerugian negara mencapai Rp 7.117.660.158 berdasarkan audit Inspektorat Kabupaten Bekasi. “Angka itu hasil penghitungan resmi auditor,” ujarnya tegas, Kamis (27/11).

Baca Juga :  Korlantas Larang Truk Sumbu Tiga Saat Nataru 2026, Kecelakaan Disebut Bisa Turun Drastis

Dua Tersangka Bermain Licik

Polisi menetapkan dua tersangka berinisial KD dan NY. Keduanya menyalahgunakan dana hibah yang diterima National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi.

Secara total, pemerintah daerah telah menggelontorkan hibah sebesar Rp 12 miliar, yakni Rp 9 miliar pada Februari 2024 dan Rp 3 miliar pada November 2024.

Alih-alih menyalurkan dana untuk atlet difabel, kedua tersangka justru menggunakannya untuk kepentingan pribadi.

Dana Hibah Disulap Jadi Modal Kampanye dan Angsuran Mobil

Polisi mengungkap rangkaian modus kejahatan tersebut. KD menghabiskan Rp 2 miliar untuk biaya kampanye saat maju sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Bekasi tahun 2024.

Sementara itu, NY mengantongi dana korupsi sebesar Rp 1,79 miliar dan mengalirkannya untuk uang muka serta angsuran dua unit Toyota Innova Zenix. Pembelian itu dilakukan menggunakan identitas keponakan dan kakak iparnya.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Penculikan Anak di Bekasi, Korban Diselamatkan dari Bus Bandung–Merak

Mustofa menegaskan bahwa para tersangka tidak bisa mempertanggungjawabkan penggunaan dana hibah. Mereka memakai sebagian uang itu untuk membeli mobil, sementara sisanya hilang tanpa jejak.

Untuk menutupi aksi korupsi tersebut, para tersangka menyusun berbagai laporan fiktif. Selain itu, mereka bahkan mengklaim adanya kegiatan seleksi, perjalanan dinas, belanja perlengkapan olahraga, hingga pengadaan perlengkapan kesekretariatan.

Kini, polisi mendalami seluruh rangkaian kasus ini dan memastikan para tersangka bakal dijerat pasal berlapis. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
Dendam Lama Meledak di Panggung Nikahan, Lansia Tanjung Priok Ditangkap
Ini Tampang Kecot Rampok Wanita Bogor, Mobil Dijual Murah buat Judol dan Foya-foya
Sopir Diduga Mengantuk, Innova Rombongan DPR RI Hantam Dump Truk
DPRD DKI Usul CCTV dan Patroli Rutin untuk Redam Kriminalitas
Wakapolri Temui Otoritas Keamanan Arab Saudi, Polri Perkuat Pengawasan Haji 2026

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:44 WIB

Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:57 WIB

Dendam Lama Meledak di Panggung Nikahan, Lansia Tanjung Priok Ditangkap

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:55 WIB

Ini Tampang Kecot Rampok Wanita Bogor, Mobil Dijual Murah buat Judol dan Foya-foya

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB