KPK Buru Juru Simpan Kasus Korupsi Kuota Haji 2024, 400 Travel Terlibat

Jumat, 19 September 2025 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu saat jelaskan kasus korupsi kuota haji 2024 di Gedung Merah Putih Jakarta. Dok-Istimewa

Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu saat jelaskan kasus korupsi kuota haji 2024 di Gedung Merah Putih Jakarta. Dok-Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memburu juru simpan dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan lembaganya tidak mau gegabah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

β€œKami telusuri kemana uang ini mengalir, siapa yang menyimpan, karena pasti ada juru simpannya,” kata Asep di Gedung Merah Putih, Kamis (18/9/2025).

Baca Juga :  Tujuh Pelajar SMP di Tangerang Diamankan Polisi Usai Konvoi Bawa Celurit

Menurut Asep, penyidik tengah menelusuri aliran dana dari 400 biro perjalanan haji yang terlibat. Banyaknya jumlah travel membuat penanganan kasus berjalan lambat.

β€œSetiap travel berbeda cara menjual kuotanya, jadi kami harus firm,” jelasnya.

Asep menambahkan, penelusuran ini juga menyasar kuota tambahan dari pemerintah Arab Saudi. Jika juru simpan sudah teridentifikasi, penyidik lebih mudah melakukan pelacakan uang.

Baca Juga :  Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global

Kasus dugaan korupsi kuota haji ini diduga terjadi pada masa Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

KPK mencium adanya penyelewengan dalam pembagian 20 ribu kuota tambahan haji 2023–2024. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Larang Vape untuk Seluruh Personel, Pelanggar Terancam Sanksi
Pigai Perintahkan Kanwil HAM Periksa Penggeledahan Ponpes Sukoharjo
Banjir Mulai Terjadi di Sejumlah Daerah, Ini 8 Langkah BNPB Hadapi Musim Hujan
Beras Subsidi Diduga Dijual Premium, Amran: Petani dan Konsumen Dikhianati
Banjir Rob Mengancam 15 Provinsi, Kenali Wilayah dan Cara Mengantisipasinya
Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan
Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM
Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 08:32 WIB

Polri Larang Vape untuk Seluruh Personel, Pelanggar Terancam Sanksi

Minggu, 1 November 2026 - 19:38 WIB

Pigai Perintahkan Kanwil HAM Periksa Penggeledahan Ponpes Sukoharjo

Minggu, 1 November 2026 - 15:31 WIB

Banjir Mulai Terjadi di Sejumlah Daerah, Ini 8 Langkah BNPB Hadapi Musim Hujan

Minggu, 1 November 2026 - 13:46 WIB

Beras Subsidi Diduga Dijual Premium, Amran: Petani dan Konsumen Dikhianati

Minggu, 1 November 2026 - 06:24 WIB

Banjir Rob Mengancam 15 Provinsi, Kenali Wilayah dan Cara Mengantisipasinya

Berita Terbaru