Petasan Sambut Ratusan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari, Ini Hasilnya

Minggu, 1 November 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan personel gabungan Polda Metro Jaya dan Mabes Polri menggelar penggerebekan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok.
(Posnews/BNN)

Ratusan personel gabungan Polda Metro Jaya dan Mabes Polri menggelar penggerebekan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok. (Posnews/BNN)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ratusan personel gabungan Polda Metro Jaya dan Mabes Polri mendatangi Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026) pagi.

Operasi pemberantasan narkoba itu berlangsung tegang setelah petugas mendapat perlawanan dari sejumlah warga.

Pengerahan personel dilakukan dengan cara tak biasa. Ratusan polisi, termasuk anggota Brimob bersenjata lengkap, bergerak menggunakan kereta rel listrik (KRL) dari Stasiun Tanjung Priok menuju kawasan Kampung Bahari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di lokasi, petugas langsung turun dan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi tempat transaksi narkotika.

Aparat juga mendatangi lapak-lapak di sekitar jalur rel, bahkan mendobrak beberapa bangunan yang menjadi sasaran pemeriksaan.

Situasi kemudian memanas. Sejumlah orang dilaporkan melemparkan petasan ke arah petugas. Untuk membubarkan massa yang menghalangi operasi, polisi melepaskan tembakan gas air mata.

Meski menghadapi perlawanan, aparat tetap melanjutkan penyisiran. Dalam operasi tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa senjata api, air gun, puluhan senjata tajam, serta narkotika jenis sabu dan ganja.

Baca Juga :  Kronologi CCTV Mobil MBG Menabrak 19 Siswa dan 1 Guru di SDN Kalibaru 01, Cilincing

Petugas juga mengamankan 26 orang yang diduga sebagai pengguna narkoba. Dua di antaranya merupakan perempuan. Mereka selanjutnya perlu menjalani pemeriksaan untuk memastikan keterlibatan masing-masing.

Kampung Bahari Masuk Prioritas Pemberantasan Narkoba

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto mengatakan, operasi tersebut merupakan bagian dari langkah kepolisian membersihkan kawasan yang berdasarkan pemetaan diduga menjadi pusat peredaran narkoba.

Selain Kampung Bahari, polisi menetapkan Kampung Ambon dan Kampung Boncos sebagai wilayah prioritas penindakan.

“Kami melakukan penyisiran atau pembersihan Kampung Narkoba. Prioritas utama dari pembersihan Kampung Narkoba di wilayah Polda Metro Jaya ini memang kita lakukan,” kata Dadang kepada wartawan.

Menurut dia, kepolisian telah memetakan kondisi di lapangan sebelum mengerahkan personel. Bahkan, aparat memperkirakan sejumlah target sudah mengetahui rencana operasi setelah polisi menyampaikan peringatan melalui media.

“Sejak lama saya sudah memberikan peringatan melalui media. Kemarin mereka sudah tahu kalau kita melakukan gerakan pembersihan di Ambon maupun di Boncos. Sehingga mereka benar-benar bersiap,” ujar Dadang.

Dadang mengakui sejumlah orang yang menjadi target penindakan melarikan diri ketika petugas datang. Namun, dia menyatakan kepolisian telah mengantongi informasi mengenai identitas dan keberadaan mereka.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Modus Haji Instan, Jamaah Dikirim Pakai Visa Tenaga Kerja

“Pelakunya kita sudah paham. Mereka melarikan diri, tetapi mereka tidak akan lepas,” tegasnya.

Polisi Dalami Barang Bukti dan Jaringan Narkoba

Terkait temuan di lokasi, Dadang menyebut polisi menemukan sejumlah benda yang berkaitan dengan aktivitas di kawasan tersebut, termasuk senjata. Aparat juga mengumpulkan data untuk mendukung pengembangan penyelidikan.

Meski demikian, polisi belum mengumumkan penangkapan bandar besar dalam operasi Minggu pagi tersebut.

Tujuh orang yang diamankan juga belum dapat langsung disebut sebagai pengedar karena pemeriksaan masih diperlukan untuk memastikan peran mereka.

Pengungkapan jaringan pemasok, pemodal, hingga pihak yang mengendalikan peredaran narkotika menjadi bagian penting dari upaya pemberantasan.

Sebab, penindakan di tingkat pengguna saja tidak cukup untuk memutus mata rantai perdagangan barang terlarang.

Kepolisian diharapkan menindaklanjuti temuan senjata dan narkotika tersebut melalui penyelidikan yang menyeluruh.

Dengan begitu, operasi tidak berhenti pada penggerebekan, tetapi juga mampu mengungkap jaringan yang berada di belakang aktivitas peredaran narkoba di Kampung Bahari. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan dan Mesin Ekstasi Disita
Betrand Peto Bakal Diperiksa Lagi, Polisi Dalami Visum dan CCTV
Penyerangan Sadis di Kampung Ambon Cengkareng, Polisi Sita Senjata Rakitan
Bareskrim Sita 103 Aset PT DSI Rp10,23 M di Sukoharjo, 5.102 Korban Menanti Restitusi
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:44 WIB

Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan dan Mesin Ekstasi Disita

Minggu, 1 November 2026 - 11:21 WIB

Petasan Sambut Ratusan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari, Ini Hasilnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Betrand Peto Bakal Diperiksa Lagi, Polisi Dalami Visum dan CCTV

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Penyerangan Sadis di Kampung Ambon Cengkareng, Polisi Sita Senjata Rakitan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Bareskrim Sita 103 Aset PT DSI Rp10,23 M di Sukoharjo, 5.102 Korban Menanti Restitusi

Berita Terbaru

Samsung merilis fitur deteksi sleep apnea AI rinci untuk Galaxy Watch dan Galaxy Ring. Simak kategori analisis pernapasan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Samsung Luncurkan Fitur Deteksi Sleep Apnea Berbasis AI

Minggu, 1 Nov 2026 - 12:31 WIB

Update Android 17 mulai bergulir untuk Samsung, OPPO, vivo, realme, OnePlus, dan Nothing. Simak jadwal distribusi lengkapnya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Android 17 Resmi Bergulir: Simak Jadwal Lengkap Pembaruan

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:23 WIB

Samsung dikabarkan garap tablet lipat 17 inci yang bisa dilipat jadi 8 inci. Simak bocoran spesifikasi, konsep desain, dan persaingannya dengan Apple. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Samsung Garap Tablet Lipat Raksasa 17 Inci

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:21 WIB