KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT Bea Cukai, Sita Emas 3 Kg dan Uang Miliaran

Kamis, 5 Februari 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK, OTT, Bea Cukai, Kemenkeu, korupsi, impor barang, suap, uang miliaran, emas 3 kg, Jakarta. (Posnews/KPK)

KPK, OTT, Bea Cukai, Kemenkeu, korupsi, impor barang, suap, uang miliaran, emas 3 kg, Jakarta. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta pada Rabu, 4 Februari 2026.

Dalam operasi senyap itu, KPK menangkap 17 orang yang diduga terlibat pengurusan importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penangkapan tersebut. “Tim telah mengamankan 17 orang,” kata Budi, Kamis (5/2/2026).

Selanjutnya, Budi merinci komposisi pihak yang diamankan. Sebanyak 12 orang merupakan pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, sedangkan lima orang lainnya berasal dari pihak PT BR.

Baca Juga :  Penggunaan Strobo dan Sirene Kendaraan Resmi Dibekukan, Polisi Gelar Evaluasi Internal

Saat ini, penyidik KPK masih memeriksa seluruh pihak secara intensif untuk mendalami peran masing-masing dalam perkara tersebut.

Selain itu, KPK juga mengamankan seorang mantan pejabat Bea dan Cukai, yakni Rizal, yang pernah menjabat Direktur Penindakan dan Penyidikan.

Dalam OTT tersebut, KPK menyita sejumlah barang bukti, termasuk logam mulia seberat sekitar 3 kilogram.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Logam mulia itu ada, kurang lebih 3 kilogram,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga :  Bupati Koltim dan Swasta Terlibat Suap RS, KPK Pastikan Sidang Dimulai 29 Oktober

Tak hanya itu, KPK turut mengamankan uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing. Nilai uang yang disita mencapai miliaran rupiah.

“Barang bukti yang diamankan berupa uang tunai, baik rupiah maupun valuta asing, serta logam mulia. Nilainya miliaran rupiah,” pungkas Budi.

KPK menegaskan akan mengungkap konstruksi perkara secara utuh dan segera menetapkan status hukum para pihak setelah proses pemeriksaan rampung. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stunting Turun Jadi 19,8 Persen, Dokter Ungkap Ancaman Hidden Hunger pada Anak Indonesia
SBY Pasang Badan Dukung Prabowo, Serukan Persatuan Nasional Hadapi Ekonomi Global
Mahasiswi Unpam Serang Tewas Jatuh dari Lantai 2 Gedung Kampus, Polisi Pasang Garis Polisi
ART Gasak Emas Majikan 56,5 Gram Senilai Rp112 Juta di Binjai, Digulung Polisi
Angin Kencang Mengamuk di Tulungagung, Puluhan Rumah Porak-Poranda
KPK Periksa Rini Soemarno, Bau Busuk Korupsi Jual Beli Gas PGN–IAE Menguat
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Waspada Hujan dan Angin Kencang Meluas Siang–Sore
Board of Peace: Gedung Putih Siapkan Pertemuan Gaza

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:01 WIB

Stunting Turun Jadi 19,8 Persen, Dokter Ungkap Ancaman Hidden Hunger pada Anak Indonesia

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:39 WIB

SBY Pasang Badan Dukung Prabowo, Serukan Persatuan Nasional Hadapi Ekonomi Global

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:59 WIB

Mahasiswi Unpam Serang Tewas Jatuh dari Lantai 2 Gedung Kampus, Polisi Pasang Garis Polisi

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:41 WIB

ART Gasak Emas Majikan 56,5 Gram Senilai Rp112 Juta di Binjai, Digulung Polisi

Minggu, 8 Februari 2026 - 07:24 WIB

Angin Kencang Mengamuk di Tulungagung, Puluhan Rumah Porak-Poranda

Berita Terbaru