KPK Ungkap Dana Pengembalian Kuota Haji Tembus Rp100 Miliar

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

Gedung Merah Putih KPK Jakarta Selatan. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap nilai pengembalian dana dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji telah menembus Rp100 miliar.

Angka tersebut dipastikan masih berpotensi bertambah seiring berjalannya penyidikan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan pengembalian dana terus berlangsung dan belum final. KPK pun terus memantau perkembangan pemulihan aset dari perkara tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KPK Desak PIHK dan Biro Travel Kooperatif

Selanjutnya, KPK mengimbau seluruh pihak yang terlibat, mulai dari PIHK, biro travel, hingga asosiasi haji, agar bersikap kooperatif.

KPK meminta mereka segera mengembalikan dana yang diduga berasal dari praktik korupsi kuota haji.

Menurut KPK, langkah pengembalian dana akan menjadi pertimbangan penting dalam proses penegakan hukum yang sedang berjalan.

Baca Juga :  Tiga DPO KKB Yahukimo Diterbangkan ke Jayapura, Polda Papua Dalami Jaringan

Sementara itu, KPK telah menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji 2024.

Selain itu, KPK juga menjerat mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex), sebagai tersangka kedua.

KPK menyebut penetapan tersebut berdasarkan hasil penyidikan yang menemukan peran aktif kedua tersangka dalam penentuan dan distribusi kuota haji.

Penyidik Dalami Peran Diskresi dan Aliran Dana

Lebih lanjut, penyidik mengungkap keterlibatan aktif Gus Alex dalam proses diskresi kuota haji. Peran tersebut mencakup pendistribusian kuota hingga dugaan aliran dana dari PIHK dan biro travel kepada oknum di Kementerian Agama.

Baca Juga :  Kasus Suap Jalur Kereta Memanas, KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Staf Ahli Menhub

KPK menilai rangkaian peran tersebut menjadi bagian penting dalam konstruksi perkara korupsi kuota haji.

Di sisi lain, KPK memastikan penghitungan kerugian keuangan negara masih berlangsung.

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat ini tengah melakukan kalkulasi untuk menentukan nilai pasti kerugian negara dalam kasus kuota haji 2023–2024.

KPK menegaskan proses penyidikan berjalan seiring dengan penghitungan tersebut.

Selain pemeriksaan saksi, KPK juga terus melakukan penyitaan barang bukti dan pendalaman terhadap PIHK serta biro travel haji.

Langkah ini dilakukan guna mengoptimalkan pemulihan keuangan negara setelah nilai kerugian resmi ditetapkan BPK.

KPK menegaskan pengembalian dana menjadi bagian penting dalam upaya menutup kerugian negara akibat praktik korupsi kuota haji.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Buka Fakta Mengejutkan, Jaringan Narkoba Kirim Paket Selama 10 Bulan
Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC
Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang
Program MBG Berubah, BGN Sesuaikan Insentif Berdasarkan Jumlah Penerima Manfaat
Deddy Sitorus Balas PSI, PDIP Sebut Jokowi Jadi Studi Kasus Politik
Keributan di Sentraland Cengkareng Berujung Penganiayaan, Pelaku Diamankan
Bareskrim Sita 715 Gram Sabu dan 11.443 Butir Ekstasi, Pengendali Beraksi dari Penjara
Jaringan Narkoba Lintas Sumatera-Jawa Digulung, Pengendali Berinisial CA Diburu

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:31 WIB

Bareskrim Buka Fakta Mengejutkan, Jaringan Narkoba Kirim Paket Selama 10 Bulan

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:10 WIB

Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:42 WIB

Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:03 WIB

Program MBG Berubah, BGN Sesuaikan Insentif Berdasarkan Jumlah Penerima Manfaat

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:49 WIB

Deddy Sitorus Balas PSI, PDIP Sebut Jokowi Jadi Studi Kasus Politik

Berita Terbaru

Panggung tidak biasa di Washington. Presiden Donald Trump merayakan hari ulang tahunnya yang ke-80 dengan menggelar ajang tarung bebas UFC langsung di halaman belakang Gedung Putih. Dok: (AP Photo/Rahmat Gul)

INTERNASIONAL

Ulang Tahun ke-80: Donald Trump Gelar Pertarungan UFC

Selasa, 16 Jun 2026 - 09:10 WIB

Terobosan besar diplomasi dunia. Presiden Donald Trump mengumumkan pencapaian kesepakatan damai dengan Iran guna membuka kembali Selat Hormuz dan memulihkan energi global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang

Selasa, 16 Jun 2026 - 08:42 WIB